Breaking News:

BPBD Kota Cilegon Ancam Tutup Bioskop yang Langgar Protokol Kesehatan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon sudah memberi rekomendasi untuk dibuka bioskop di Kota Cilegon.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Glery Lazuardi
Tribunnews.com/Herudin
Ilustrasi bioskop - Pengunjung menunggu untuk menonton film di Bioskop Cinepolis di Plaza Semanggi, Jakarta Selatan, Sabtu (24/10/2020). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon sudah memberi rekomendasi untuk dibuka bioskop di Kota Cilegon.

Untuk di Kota Cilegon, ada tiga bioskop yang dapat beroperasi. Yaitu, Transmart, Ramayana Ciplaz, dan Cilegon Center Mal.

"Per tanggal 16 September 2021 sudah dibuka kembali," ujar Kasi Rekonstruksi BPBD Cilegon Anry Setiawan saat dihubungi TribunBanten.com, pada Sabtu (18/9/2021).

Baca juga: Bioskop NSC Rabinsa Lebak Kembali Dibuka, Pengunjung: Akhirnya Bisa Nonton Film, Biasanya Sinetron

Baca juga: Bioskop Satu-satunya di Lebak Dibuka, Pengunjung Wajib Bawa Sertifikat Vaksin

Selama bioskop itu dibuka, kata dia, pihak pengelola harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk pengunjung dan pegawai.

Upaya penerapan protokol kesehatan itu, kata dia, tidak hanya
mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker tetapi sudah memiliki aplikasi Pedulilindungi untuk pengunjung dan pegawai yang sudah divaksin Covid-19.

"Pengunjung usia di bawah 12 tahun tidak boleh masuk dan kapasitas maksimal 50% dari total kursi yang ada," ujarnya.

Menurut dia, apabila ketentuan ini tidak ditegakan, maka BPBD tidak segan-segan memberi sanksi pada penyelenggara.

"Akan dilakukan penutupan, baik sementara atau permanen," kata Anry.

Baca juga: Sejumlah Pengunjung Bioskop di Serang Dilarang Masuk Karena Baru Terima Vaksin Covid-19 Dosis 1

Baca juga: Bioskop Cinepolis Kota Serang Dibuka Kembali, Cek Syarat Masuk hingga Daftar Film yang Tayang

Selama dibuka kembali bioskop ini, pihaknya akan selalu melakukan pengawasan.

Dirinya mengungkapkan pengawasan yang dilakukan sifatnya seperti inspeksi mendadak (sidak).

"Tidak ada jadwal tetap sifatnya rahasia tanpa pemberitahuan sebelumnya," ujarnya.

Selama beroperasi sejak hari Kamis kemarin, pihaknya telah mengunjungi atau monitoring protokol kesehatan di tempat-tempat yang melakukan kegiatan seperti resepsi pernikahan dan Car Free Day.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved