Breaking News:

Mantan Wali Kota Cilegon TB Iman Ariyadi Bebas dari Lapas Serang

Mantan Wali Kota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi bebas dari Lembaga Pemsyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Heri Kusrita saat ditemui di Kantor Lapas Kelas IIA Serang, Kamis (23/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Mantan Wali Kota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi bebas dari Lembaga Pemsyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang.

Berdasarkan pemantauan, Iman Ariyadi menghirup udara bebas dari Lapas Kelas IIA Serang pada Kamis (23/9/2021) sekitar pukul 08.45 WIB.

Kepala Lapas Kelas IIA Serang, Heri Kusrita mengatakan Iman Ariyadi telah menjalani masa tahanan selama 4 Tahun.

"Kalau pak Iman, ini putusan dari PK nya 4 tahun. Karena memang dia tidak mendapatkan JC dari KPK," ujarnya saat ditemui di Kantor Lapas Kelas IIA Serang, Kamis (23/9/2021).

Baca juga: Terjerat Kasus Suap Amdal Transmart, Eks Wali Kota Cilegon Iman Ariyadi Bebas Kamis Besok

Baca juga: Satu Bulan Lagi, Mantan Wali Kota Iman Ariyadi Menghirup Udara Bebas

Menurut dia, Iman Ariyadi menjalani hukuman
selama 4 Tahun, tanpa menerima remisi.

Sehingga, kebebasan Iman Ariyadi ini merupakan kebebasan murni tanpa bersyarat.

"Surat bebasnya sendiri ia terima dari Kepala Lapas. Ini bebas murni," ujarnya.

Selama menjalani masa tahanan di Lapas Kelas IIA Serang, dia menilai Iman Ariyadi telah menjalani masa tahanan secara baik. 

"Pak Iman berkelakuan baik, dan bersosialisasi dengan warga binaan lain," ujarnya.

Selama ditahan di Lapas, ia mengatakan tidak ada perlakuan khusus untuk Iman.

Iman Ariyadi diperlakukan sama dengan warga binaan pemasyarakatan lainnya.

"Di dalam pak Iman bersama dengan warga binaan kasus tipikor sekitar 5 orang," ujarnya.

Untuk diketahui, Iman Ariyadi mendapat hukuman enam tahun penjara setelah tersangkut kasus korupsi izin amdal Transmart Cilegon.

Namun dikarenakan yang bersangkutan mengajukan peninjauan kembali dan diterima,
sehingga hukuman menjadi empat tahun penjara.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved