Virus Corona di Banten
Capaian Vaksinasi Covid-19 Masih Tertinggal, Bupati Lebak Berharap Bantuan Tetua Adat
Pihak Pemerintah Kabupaten Lebak melibatkan tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat untuk membantu percepatan pemberian vaksinasi Covid-19
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pihak Pemerintah Kabupaten Lebak melibatkan tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat untuk membantu percepatan pemberian vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat.
Berdasarkan data yang diterima, capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Lebak baru mencapai 16 persen.
Angka tersebut menempatkan Kabupaten Lebak, menjadi daerah yang tertinggal dalam percepatan vaksinasi dalam rangka penanganan Covid-19 di Banten.
Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya, meminta semua elemen masyarakat membantu pencapaian vaksinasi Covid-19 di Lebak.
Sejauh ini, dia menilai, vaksinasi Covid-19 tidak dapat berjalan sesuai target, lantaran masih beredar isu vaksinasi mengandung zat yang dapat mematikan.
"Harus dilakukan pendekatan persuasif melalui kerjasama para tokoh masyarakat di desa dengan jajaran aparat desa setempat," ujarnya saat ditemui di Pendopo Bupati Lebak, Jumat (24/9/2021).
Menurut dia, masih banyak warga yang belum divaksin, lantaran tidak adanya dukungan dari masyarakat dan aparat desa di tingkatan bawah.
Sebagai contoh, ia menerangkan vaksinasi di daerah pelosok, masih sangat minim dan cenderung masih banyak terjadi penolakan dari masyarakat.
"Iya seperti contoh para tetua adat di sana mengatakan masyarakat wajib ikut divaksin. Wajib hukumnya dan tidak haram, sehingga masyarakat secara otomatis akan terbawa untuk divaksin," katanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-vaksin.jpg)