Breaking News:

News

Anies Baswedan Dicatut dalam Dugaan Penipuan CPNS Anak Nia Daniaty, Korban : Kita Seolah Dilantik

Perkara Kasus dugaan penipuan CPNS terhadap 225 orang yang diduga dilakukananak Nia Daniaty, Olivia Nathania masih terus bergulir.

Fandi Permana/Tribunnews.com
Korban penipuan rekrutmen CPNS bodong yang diduga dilakukan Olivia Nathania di sela pemeriksaan sebagai saksi pelapor di Polda Metro Jaya, Jumat (1/10/2021) 

TRIBUNBANTEN.COM - Perkara Kasus dugaan penipuan CPNS terhadap 225 orang yang diduga dilakukananak Nia Daniaty, Olivia Nathania masih terus bergulir.

Melansir Tribunnews, korban mengaku modus penipuan ini mencatut nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang seolah-olah melantik para korban itu.

Para korban sebelumnya diketahui mencapai kerugian sebesar Rp9,7 Miliar

Menurut pengakuan korban, sebelum mengikuti proses pelantikan, mereka diberikan link Zoom dengan modus pelantikan virtual. Dalam pelantikan virtual bodong itu terdapat 100 peserta yang mengikuti acara itu.

Baca juga: 6 Korban Kasus Dugaan Penipuan Rekrutmen CPNS Olivia Nathania Diperiksa Hari Ini, Termasuk Pelapor

Seorang korban bernama Jadit, mengaku sempat menerima link zoom dari Oli terkait pelantikan CPNS yang dijanjikan.

Jadi tertarik mengikuti rekrutmen jalur prestasi untuk jabatan PNS di Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta yang diketahui bodong.

Baca juga: Anak Nia Daniaty Bantah Lakukan Penipuan CPNS, Olivia Nathania : Saya Tidak Pernah Bertemu Korban

Jadit bercerita, ada 100 CPNS yang dilantik secara virtual dalam link zoom yang diberikan oleh Oli. Namun, anehnya rangkaian proses hanya berlangsung 3-5 Menit.

"Pelantikan itu berlangsung 8 April 2021. Oli berkilah pelantikan dilakukan secara virtual karena pandemi Covid-19. Peserta pun hanya mengikuti sesi zoom meeting selama 3 menit," kata Jadit di Polda Metro Jaya, Jumat (1/10/2021).

Dalam pelantikan virtual bodong itu, terdapat gambar audiovisual Anies mengucapkan selamat kepada para CPNS.

Korban penipuan rekrutmen CPNS bodong yang diduga dilakukan Olivia Nathania di sela pemeriksaan sebagai saksi pelapor di Polda Metro Jaya, Jumat (1/10/2021)
Korban penipuan rekrutmen CPNS bodong yang diduga dilakukan Olivia Nathania di sela pemeriksaan sebagai saksi pelapor di Polda Metro Jaya, Jumat (1/10/2021) (Fandi Permana/Tribunnews.com)

Namun, korban tak sedikitpun menaruh curiga perihal apakah Anies memang melantiknya atau hanya video mirorring yang diberikan host agar seolah-olah Gubernur DKI Jakarta itu benar melantik korban.

"Iya jadi seolah-olah tengah dilantik. Saya enggak tahu itu hanya rekaman atau asli. Tapi saya dapat link zoomnya dan bersama 100 peserta lainnya," tutur Jadit.

Baca juga: Kronologi Praktik Dugaan Penipuan Berkedok Penerimaan CPNS Anak Nia Daniaty, Korban Diberi SK Palsu

Jadit menuturkan, pelantikan CPNS itu seolah-olah dihadirkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ada pembukaan hingga menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang diikuti para peserta.

"Seremonial dimulai muncul gambar Anies Baswedan yang seolah-olah sedang melantik. Ada pembukaan, lagu kebangsaan dan sesi doa," katanya.

Baca juga: Anaknya Terjerat Kasus Dugaan Penipuan CPNS, Nia Daniaty Tak Mau ikut Campur dan Tanggung Jawab

Adapun link zoom pelantikan CPNS yang diketahui bodong itu sebagai berikut:

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved