Breaking News:

Sebanyak 758.327 Pekerja Batal Menerima BSU Rp1 Juta Karena Sudah Terima Bansos Lainnya

Sebanyak 758.327 pekerja batal menerima bantuan subsidi upah (BSU) Rp1 juta yang diberikan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)

Editor: Yudhi Maulana A
bsu.kemnaker.go.id
Notifikasi belum terdaftar sebagai calon penerima BSU/subsidi gaji tahun 2021. 

TRIBUNBANTEN.COM - Sebanyak 758.327 pekerja batal menerima bantuan subsidi upah (BSU) Rp1 juta yang diberikan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Alasannya, data pekerja calon penerima BSU Rp1 juta tersebut ditemukan duplikasi.

Duplikasi yang dimaksud, yakni pekerja telah menerima bantuan sosial lainnya, sehingga data tersebut dianggap tidak memenuhi syarat sebagai penerima BSU.

Hal itu disampaikan Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI & Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri, saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IX DPR RI di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (28/09/2021).

“Kami telah melakukan verified data untuk menghindari bansos-bansos lain dan dikeluarkan dari data BSU,” kata Indah, dikutip laman Kemnaker.

Dari total sebanyak lebih dari 8 juta penerima BSU, kemudian setelah dilakukan pengecekan dan diverifikasi, ditemukan 758.327 data pekerja yang duplikasi bansos atau telah menerima bantuan sosial lain.

Baca juga: Login kemnaker.go.id atau bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id untuk Cek BLT Subsidi Gaji Rp 1 Juta

Temuan data duplikasi tersebut membuat anggaran BSU masih sisa hingga Rp1 triliun lebih.

Atas hal tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan berencana untuk memperluas penerima BSU.

Kemnaker telah melakukan koordinasi dengan Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan Kementerian Keuangan dan diputuskan cakupan penerima Program BSU akan diperluas.

"Sisa anggaran BSU tersebut sebesar Rp1.791.477.000.000 dan akan menyasar 1.791.477 pekerja."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved