Wahidin Halim Sebut masyarakat Banten Berhak Nikmati Jalan dan Jembatan Bagus

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menyatakan masyarakat Banten berhak merasakan fasilitas jalan yang bagus untuk kelancaran aktivitas.

Editor: Yudhi Maulana A
Dok. Pemprov Banten
Gubernur dan Wakil Gubernur Banten, Wahidin Halim-Andika Hazrumy meninjau jembatan warna-warni yang oleh masyarakat lebih dikenal sebagai jembatan pelangi. di ruas jalan Tanjung Lesung – Sumur. 

TRIBUNBANTEN.COM - Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menyatakan masyarakat Banten berhak merasakan fasilitas jalan yang bagus untuk kelancaran aktivitas.

Para pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten diperintahkan untuk tidak menyakiti hati rakyat dengan terdapatnya akses jalan yang rusak. 

Hal itu ia katakan saat melakukan Peresmian dan Peninjauan Proyek Infrastruktur Provinsi Banten di Taman Edukasi Sumur Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Rabu (12/10/2021). 

"Pemprov Banten selalu hadir  dan ada di tengah masyarakat. Sudah kita buktikan bahwa mulai dari Tanjung Lesung sampai Sumur jalan (25 km, red) yang dibangun oleh Pemprov Banten bagus," ungkap WH dalam siaran pers yang diterima TribunBanten.com.

"Jangan sakiti rakyat dengan jalan-jalan yang rusak. Rakyat harus dihadirkan, harus diberikan jalan yang bagus. Sehingga rakyat bisa melakukan aktivitas, perekonomian, pariwisata dan lain sebagainya. Oleh karena itu, saya minta jalan yang kita lewati tadi harus baik seumur hidup," tambahnya. 

Dalam kegiatan yang turut pula dihadiri oleh Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Plt. Sekda Banten Muhtarom dan para kepala OPD. Sebelumnya, rombongan melakukan penanaman pohon di Bumi Perkemahan Cikujang Kabupaten Pandeglang. Dalam kesempatan itu, rombongan juga membagikan paket sembako bagi warga yang membutuhkan.  

Masih menurut WH, Pemprov Banten selalu berupaya meningkatkan akses layanan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat Banten.

Baca juga: Pantau Bangunan RTLH Untuk Warga Pandeglang yang Terdampak Tsunami, WH: Kita Bangun dengan Layak

Saat ini Pemprov Banten sudah membangun dan menggratiskan sekolah serta beberapa rumah sakit yang berada di bawah kewenangan Pemprov Banten. 

"Tahun ini Pemprov Banten membangun sekolah, termasuk menggratiskan biaya sekolah, menaikkan gaji guru honor dari Rp 300 ribu menjadi Rp 3 juta, serta menaikkan tunjangan Kepala Sekolah," ucapnya. 

“Saya ingin, 10 tahun lagi terlahir generasi pelajar yang terdidik dan mampu bersaing,” tambahnya. 

Untuk kesehatan, lanjut Gubernur WH, Pemprov Banten juga membangun rumah sakit. RSUD Banten saat ini membangun gedung 8 lantai dengan laboratorium. Lalu kita bangun juga Rumah Sakit Labuan dan Rumah Sakit Cilograng. Ini juga bentuk-bentuk perhatian Pemerintah kepada masyarakat," tambah WH. 

“Pemprov Banten juga punya komitmen untuk penyelenggaraan pemerintahan yang bersih,” tegasnya. 

Dijelaskan, Pemprov Banten sudah memberikan bantuan listrik melalui program listrik desa (lisdes) untuk masyarakat Provinsi Banten, dukungan kepada Bupati dan Walikota terkait pembangunan jalan lingkungan, serta bantuan untuk pesantren di wilayah Provinsi Banten. 

Dalam kesempatan itu, WH juga menyerahkan bantuan rumah melalui Program Hunian Tetap (Huntap) untuk korban tsunami dan Penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan untuk masjid dan mushola serta pembagian paket sembako untuk masyarakat yang membutuhkan. 

Baca juga: Besok Bali Dibuka untuk Turis Asing, Tak Patuh Pakai Masker, Siap-siap Dideportasi

Saat  WH dan rombongan meninjau rumah Program Hunian Tetap dan Program Penangan RTLH,  seperti dilaporkan oleh Camat Sumur A Suherudin, untuk Program Hunian Tetap dan Penanganan RTLH di wilayah Kecamatan Sumur terdata 197 unit rumah. 

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved