Breaking News:

Kisah Guru Honorer di Ngawi Tinggal Menyatu dengan Kandang Kambing, Gaji Cuma Rp 350 Ribu

kisah seorang guru honorer asal Ngawi, Jawa Tengah jadi sorotan publik karena ia dan keluarga tinggal menyatu dengan kandang kambing.

Editor: Yudhi Maulana A
Kompas.com/Sukoco
Rumah Sri Hartuti, seorang guru di Ngawi, yang menyatu dengan kandang kambing. Foto kanan: Sri Hartuti dan suami. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kisah miris guru honorer di tanah air seolah tak berujung.

Baru-baru ini, kisah seorang guru honorer asal Ngawi, Jawa Tengah jadi sorotan publik karena ia dan keluarga tinggal menyatu dengan kandang kambing.

Guru bernama Sri Hartuti tinggal di rumah yang berlantai tanah dan menyatu dengan kandang kambing bersama suami dan ketiga anaknya.

Dinding rumah hanya terbuat dari anyaman bambu, tak heran jika terdapat celah-celah menganga di beberapa sisi rumah.

Bau tak sedap dari kandang kambing yang ada di sebelah rumah juga kerap tercium dari rumah Sri Hartuti ini.

Dilansir Kompas.com, Sri Hartuti sudah mengabdi sebagai guru selama 17 tahun lamanya.

Baca juga: Ngaku Sedih Ada Gaji Guru Honorer Rp 100 Ribu, Nadiem Makarim Minta Pemerintah Pusat Beri Keadilan

Mirisnya, meski sudah lama mengabdi ia masih berstatus sebagai guru tidak tetap.

Bahkan penghasilannya tiap bulan pun hanya sebesar Rp 350 ribu.

Hal tersebut membuat Sri Hartuti dan keluarganya tidak bisa memiliki rumah yang layak.

 Rumah berdinding anyaman bambu itupun masih menumpang di tanah milik Perhutani.

“Ini tanahnya numpang di Perhutani. Untuk memperbaiki, gaji kami tak cukup,” kata Sri Hartuti dilansir Kompas.com, Jumat (22/10/2021).

Rumah Sri Hartuti yang menyatu dengan kandang kambing membuat teman teman anaknya mengejak tidru dengan kambing.
Rumah Sri Hartuti yang menyatu dengan kandang kambing membuat teman teman anaknya mengejak tidru dengan kambing. (KOMPAS.COM/SUKOCO)

Anak Didiknya Ada yang Jadi Polisi hingga Pengusaha

Meski hidupnya serba kekurangan, Sri Hartuti tetap semangat mengajar demi membantu anak-anak buta huruf dan putus sekolah.

Keinginan ibu tiga anak ini hanya sederhana, yakni ingin anak-anak di sekitarnya pandai.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved