Breaking News:

Didemo Warga, Sopir Truk Sampah di Kota Serang Terpaksa Buang Sampah ke Cilowong Tengah Malam

Para sopir truk pengangkut sampah menuju Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Cilowong terpaksa mengubah jadwal perjalanan dampak adanya penolakan

Penulis: mildaniati | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Mildaniati
Ratusan warga menggelar aksi protes di depan kantor Kelurahan Cilowong, Taktakan, Kota Serang, Kamis (21/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Para sopir truk pengangkut sampah menuju Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Cilowong, Kota Serang, Banten terpaksa mengubah jadwal perjalanan dampak adanya penolakan dari warga.

Sopir truk sampah bernama Khalil (43) yang biasa pembuangan sampah dari pasar rau Kota Serang ke TPS Cilowong pada pagi hari, kini harus membuangnya pada malam hari.

"Kita rubah waktu pembuangannya dari pukul 21.00 sampai 24.00," ujarnya pada TribunBanten.com melalui telepon.

Selanjutnya Khalil dan rekannya yang lain sudah mendapatkan informasi terkait penangguhan sementara pembuangan sampah sampai hari senin.

"Kita tunggu kebijakan dari warga," terangnya.

Baca juga: Timbulkan Aroma Tak Sedap, Warga Taktakan Serang Patroli Adang Aktivitas Truk Sampah

Sementara itu, terkait ancaman dari para supir truk akan parkir di depan rumah Wali kota Serang, dia mengaku bukan dari para supir truk Kabupaten atau Kota Serang.

"Itumah dari Tangsel kayanya, kalo dari kitamah engga," paparnya.

Khalil berharap agar pemerintah Kota Serang segera memenuhi tuntutan warga Kelurahan Taktakan agar pembuangan sampah ke TPS Cilowong kembali lancar.

"Harapannya lebih dipercepat tuntutan warganya dipenuhi," sambungnya. 

Sementara, Warga Kelurahan Taktakan masih menuntut kejelasan dari Pemkot serang terkait pengiriman sampah dari wilayah Tangerang Selatan dan Kabupaten Serang.

Baca juga: Warga Cilowong Kota Serang, termasuk Emak-emak Protes Kiriman Sampah, Ingin Bertemu Wali Kota

Ketua Gerakan Pemuda Taktakan, Edi Santoso mengatakan pembuangan sampah ke TPS Cilowong dari Kabupaten Serang pun belum jelas terkait regulasinya.

"Makannya nanti sekalian hari Senin kita bicarakan dengan walikota Serang terkait MoU antara warga dan pemkot baik itu sampah Tangsel maupun sampah Kabupaten Serang,"ujarnya pada TribunBanten.com melalui telepon, Minggu (24/10/2021).

"Selama inikan sampah dari Kabupaten juga belum jelas," sambungnya.

Selain itu pihaknya masih berjaga dan patroli di sekitar jalan Taktakan untuk mengadang truk sampah yang masih beroperasi.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved