Kisah Oman Pengrajin Golok Asal Serang, Belajar dari Sesepuh Banten dan Ajarkan Para Santri
Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang tersebut kini telah mahir membuat berbagi macam kerajinan golok, bahkan semua jenis golok khas daerah Banten
Penulis: desi purnamasari | Editor: Yudhi Maulana A
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari
TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Bunyi tempaan besi terdengar nyaring saat masuk ke sebuah gang di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, pada Senin (25/10/2021).
Di salah satu rumah nampak seorang priatengah menempa besi yang memancarkan percikan api ke udara.
Pria berbaju biru dengan mengenakan peci tersebut nampak sibuk mulai dari membakar besi hingga mengasah dan membuat gagang golok.
Pengrajin golok Oman Bustomi, mengatakan bahwa dirinya menjadi pengrajin golok sudah sejak akhir 2013.
Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang tersebut kini telah mahir membuat berbagi macam kerajinan golok, bahkan semua jenis golok khas daerah Banten ia bisa buat.
Namun dirinya tidak menjualan secara online hal tersebut lantaran masih keterbatasan dari bahan-bahan produksinya.
Selain itu dirinya pun hanya bekerja seorang diri, karena untuk mengandalakan pekerja dari lingkungan sekitar mereka rata-rata sibuk sebagi seorang petani.
"Iya dari awal merintis juga saya sendiri," katanya kepada TribunBanten.com, Senin (25/10/2021).
Oman bercerita, sebelum terjun ke dunia pengarajin golok, ia yang kini menginjak usia 40 tahun terlebih dahulu mempelajari sejarah dari golok tersebut.
Karena ia tidak ingin hanya membuat saja melainnkan juga harus tahu bagaimana sejaranya, agar kecintaan terhadap warisan terus melekat.
Selain itu, dirinya pun merasa prihatin akan pengrajin golok yang rata-rata sudah sepuh tanpa ada yang menerusakan warisan sejarah tersebut.
Baca juga: Mengenal Pusaka Banten Golok Ciomas Si Rebo, Konon Kesaktiannya Bisa Lukai Musuh dari Jarak 10 Meter
"Awalnya memang saya merasa prihatin, waktu saya melihat di Daerah Petir disini rata-rata pembuat golok sudah sepuh semua," ujarnya.
Maka dari itu Oman memutuskan untuk terjun kedunia pengrajin golok.
Pria dengan dua orang anak tersebut hanya membutuhkan waktu 2 bulan untuk belajar membuat golok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/pengrajin-golok-oman.jpg)