Breaking News:

Kapolres Serang Kota Menyebut Akan Segera Gelar Perkara Soal Dugaan Pelecehan Mahasiswi Untirta

Kapolres Serang Kota, AKBP Maruli Ahiles Hutapea mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan pelecehan mahasiswi Untirta

Penulis: mildaniati | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Mildaniati
Kapolres Serang Kota, AKBP Maruli Ahiles Hutapea 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Kapolres Serang Kota, AKBP Maruli Ahiles Hutapea mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan pelecehan mahasiswi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Serang.

Hal itu diungkapkan setelah beberapa mahasiswa Unyirta menggelar aksi damai di depan Mapolres Serang Kota, Jumat (29/10/2021).

Dalam aksi itu, pihaknya memberikan arahan pada para mahasiswa agar tidak mengganggu lalin sekitar lantaran kondisi jalan padat.

Pihaknya pun memberikan masker pada peserta aksi agar tetap patuhi protokol kesehatan.

Maruli menjelaskan bahwa kasus tersebut sedang dalam tahap penyelidikan terkait adanya pelecehan yang dilakukan oleh terduga pelaku KZ, mantan Presiden Mahasiswa Untirta.

Belasan orang Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, menggelar aksi simbolis solidaritas di Jalan Ahmad Yani, Kota Serang, Jumat (29/10/2021).
Belasan orang Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, menggelar aksi simbolis solidaritas di Jalan Ahmad Yani, Kota Serang, Jumat (29/10/2021). (TribunBanten.com/Mildaniati)

"baru ada satu dan dua orang yang buat laporan, dan korban masih trauma berat," ujarnya pada TribunBanten.com saat ditemui di mapolres Serang Kota.

Menurut Maruli, nantinya setelah dari penyelidikan kasus tersbut akan dinaikan ke tahap penyidikan, pendalaman dan baru diproses.

"Kita akan kejar pelaku selagi alat bukt, keterangan ahli, surat petunjuk dan lainnya lengkap," paparnya.

Baca juga: Babak Baru Dugaan Pelecehan Mahasiswi Untirta, Kuasa Hukum Presma Minta Kampus Cabut Surat Keputusan

Bahkan dia menambahkan bahwa akan segera menggelar perkara untuk nantinya masuk ke tahap penyidikan.

"Kita akan gelarkan kasusnya ke tahap penyidikan, tetapkan tersangka dan proses karena ini baru aduan," terangnya.

Hutapea menambahkan jika terdapat 3 orang korban oleh terduga pelaku KZ.

"Kita sudah buatkan screen lidik dan informasi terduga pelaku dan saksi yang mengetahui saksi korban perbuatan apa yang dilakukan," paparnya.

"kita sudah dapat informasi terkait apa saja yang dilakukan," sambungnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved