Ketiduran Bareng Istri di Trotoar, Hidup Pemulung Ini Berubah Setelah Dibangunkan Dedi Mulyadi

Ketiduran di trotoar, pemulung bernama Kusnadi tiba-tiba dibangunkan oleh sosok yang siap membantunya.

Kang Dedi Mulyadi Channel
Kusnadi dan sang istri saat diajak berbincang dengan Dedi Mulyadi. Pemulung bernama Kusnadi dan istrinya tak menyangka kehidupannya berubah setelah ketiduran di trotoar. 

TRIBUNBANTEN.COM - Ketiduran di trotoar, pemulung bernama Kusnadi tiba-tiba dibangunkan oleh sosok yang siap membantunya.

Saat itu, Kusnadi ketiduran di trotoar bersama istrinya di dekat Bale Indung Rahayu, Purwakarta, Jawa Barat.

Dalam unggahan YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, tampak keduanya dibangunkan oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI ini.

Rupanya, pasutri itu memang sering tertidur di sembarang tempat pada siang hari usai kelelahan mencari rongsokan.

"Ini kecapean abis ngerongsok. Tinggal ga ada tempat jadi tidur dimana aja," kata Kusnadi kepada Kang Dedi.

Kusnadi dan sang istri saat diajak berbincang dengan Dedi Mulyadi.
Kusnadi dan sang istri saat diajak berbincang dengan Dedi Mulyadi. (Kang Dedi Mulyadi Channel)

Baca juga: Miris! Nenek Ini Disuruh Jadi Pengemis oleh Anak dan Cucunya, Dedi Mulyadi Kesal : Ibu Harus Tegas!

Kusnadi mengatakan, biasanya dia memulung pada malam sampai pagi hari.

Karenanya, di saat siang, dia sang sang istri kerap mengantuk hingga akhirnya tertidur di sembarang tempat, termasuk di trotoar jalan.

"Saya mulung pakai gerobak. Kalau istri pakai karung nyari rongsokannya," tutur Kusnadi.

Pernah Kerja di Sawit

Kusnadi mengatakan, dirinya dan sang istri berasal dari luar Purwakarta.

Dia berasal dari Tasikmalaya, sedangkan sang istri dari Bandung Barat.

Namun sejak tahun 1996, pria 46 tahun itu sudah merongsok di Purwakarta.

Pekerjaan itu sempat dia tinggalkan beberapa tahun kala dia bekerja di perusahaan sawit di Kalimantan dan Jambi.

Namun usai bekerja di luar pulau, Kusnadi kembali ke Purwakarta dan melanjutkan pekerjaannya sebagai pemulung.

"Soalnya tenaga sudah gakuat," kata Kusnadi menjelaskan alasannya berhenti bekerja di perusahaan sawit.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved