Breaking News:

Sopir Tewas Berstatus Tersangka, Polisi Tutup Kasus Kecelakaan Maut di Merak

Insiden kecelakaan lalu lintas di jalan Tol Km. 69.200 arah Merak pada 16 Oktober 2021, disebabkan karena pengemudi bus pariwisata PO Komara lalai.

Editor: Glery Lazuardi
istimewa/tribunlampung.co.id/anung bayuardi
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas 

TRIBUNBANTEN.COM - Insiden kecelakaan lalu lintas di jalan Tol Km. 69.200 arah Merak pada 16 Oktober 2021, disebabkan karena pengemudi bus pariwisata PO Komara lalai.

Hanya saja, pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Banten tak melanjutkan penanganan kasus itu karena pengemudi bus telah meninggal dunia.

”Terhadap perkara ini, karena tersangka meninggal dunia, maka penyidikannya akan dihentikan sesuai Pasal 77 KUHP,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Banten Komisaris Besar Rudi Purnomo, dalam keterangannya, pada Selasa (9/11/2021).

Baca juga: Belum Dapat Permintaan Maaf dari Joddy, Keluarga Vanessa & Bibi Serahkan Kasus Kecelakaan ke Polisi

Sebelumnya, pihak Direktorat Lalu Lintas Polda Banten telah menetapkan satu tersangka yaitu HS (46), pengemudi bus pariwisata PO Komara. Kecelakaan itu sendiri terjadi pada Sabtu (16/10) sekitar pukul 08.30 WIB.

"Pasca gelar perkara, penyidik telah menetapkan HS, pengemudi bus pariwisata PO Komara sebagai tersangka," kata dia.

Penyidik Ditlantas Polda Banten telah melalukan pemeriksaan terhadap 8 orang saksi dan menganalisa dokumen kelengkapan kendaraan bus pariwisata PO Komara.

Dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan fakta bahwa pengemudi bus lalai dan tidak menjaga jarak aman dalam berkendara

"Sehingga mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas itu,” terang Rudi.

Sehingga, dia menjelaskan, penyidikan terhadap kasus kecelakaan lalu Iintas tersebut akan dihentikan oleh penyidik Ditlantas Polda Banten karena tersangka HS meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Hal ini sesuai azas hukum pidana, dimana dalam Pasal 77 KUHP disebutkan bahwa hak menuntut hukuman menjadi gugur atau tidak berlaku lagi karena tersangka meninggal dunia.

Penyidik Ditlantas Polda Banten juga telah menyita empat unit kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas tersebut beserta surat-surat kendaraan dan ijin mengemudi dari setiap pengemudi kendaraan.

Untuk diketahui, telah terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan 4 kendaraan bus pariwisata PO Komara di jalan tol Km 69.200 arah Merak yang kemudian mengakibatkan 1 orang meninggal dunia pada peristiwa tersebut.

Baca juga: Polisi Selidiki Video Kecelakaan Vanessa Angel dan Suaminya, Minta Publik Tak Berspekulasi Dahulu

Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga, mengatakan kepada tiap pengendara, bersama mematuhi ketentuan berlalu lintas baik terkait kelaikan jalan bagi tiap kendaraan, perlengkapan administrasi dan menjaga jarak aman antar kendaraan.

"Sehingga tiap pengendara dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas," tambahnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved