Pekerja Hiburan Bingung Cari Makan Jika THM Dibongkar, Ulama Ingatkan Hal Ini ke Pemkab Serang

Ulama Kecamatan Kramatwatu mengapresiasi langkah Pemkab Serang menertibkan sejumlah tempat hiburan malam (THM).

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/DESIPURNAMA
Ketua MUI Kecamatan Kramatwatu H. Muhamad Robby saat dikediamnnya, Kamis (18/11/2021) 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Ulama Kecamatan Kramatwatu mengapresiasi langkah Pemkab Serang menertibkan sejumlah tempat hiburan malam (THM).

THM itu berada di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang, Banten.

Semula sejumlah THM itu akan dibongkar pada Senin (15/11/2021), namun, dihadang peserta aksi yang tergabung dari ormas.

Baca juga: Anggota Dewan Heran Pembongkaran THM di JLS Serang Diprotes: Padahal Meresahkan Masyarakat

Ketua MUI Kecamatan Kramatwatu Muhamad Robby mendukung penertiban tempat hiburan malam yang meresahkan warga sekitar.

"Saya sangat mengapresiasi atas langkah dan tindakan tegas yang telah dilakukan oleh Pemkab Serang," kata dia, saat ditemui di kediamannya, pada Kamis (18/11/2021).

Dia meminta pihak Pemerintah Kabupaten Serang supaya tidak hanya fokus pada pembongkaran THM, tetapi juga memikirkan nasib para pekerja.

"Harus memperhatikan mereka, saya juga tegaskan begitu. Jadi pikiran juga pekerjaan mereka nantinya seperti apa ini juga tanggung jawab kita semua dalam memberantas kemaksiatan dan kemiskinan," kata dia.

Dia menginginkan agar para pegawai itu jangan sampai mereka di putus penghasilan kesehariannya tapi tidak diperhatikan.

Selain itu, pihaknya siap memberi pembinaan agar dapat membantu membuka pikiran serta hati.

"Saya yakni pekerjaan yang mereka jalani saat ini bukanlah pilihan, karena sulitnya kondisi saat ini maka perlu adanya pembinaan serta solusi juga bagi mereka," ujarnya.

Untuk mengantisipasi kembali marak praktik prostitusi, dia meminta, agar Pemkab Serang secara aktif mengawasi.

Karena memang hal ini sudah sering dilaporan oleh masyarakat sekitar yang memang sudah resah, dengan posisi THM yang memang dekat permukiman warga dan cukup strategis.

"Jangan sampai setelah THM JLS dibongkar muncul prostitusi di ujung pelosok yang tidak termonitor aparat keamanan," katanya.

Baca juga: Sejumlah Perempuan Pekerja Hiburan Malam di JLS Berteriak, Kami Butuh Makan dan Menghidupi Anak

Maka dalam hal ini meski dirobohkan bangunan THM tersebut Pemda harus tetap bertanggung jawab untuk memberdayakan dan membina pelaku THM.

"Untuk pembinaan kami siap, namun untuk masalah peluang pekerjaan itu menjadi tugasnya pihak pemerintahan yang berwenang," katanya.

Karena memang menurutnya hal ini jika tidak segera diberantas akan berdampak buruk untuk generasi penerus bangsa, yang seharusnya produktif dalam hal-hal yang positif guna membangun bangsa malah ikut terjerumus.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved