Breaking News:

Virus Corona di Banten

Waspadai Varian Omicron, Pemkot Tangsel Minta Puskesmas Mempersiapkan diri

Untuk itu, Benyamin meminta untuk para warga serta tenaga kesehatan (nakes) untuk mewaspadai Varian Omicron tersebut.

Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com
Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Jumat (11/12/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan meminta warganya untuk mewaspadai virus corona varian 1.1.529 alias Omicron.

Diketahui Varian Omicron sudah teridentifikasi di beberapa negara, seperti di Hong Kong hingga Jerman.

Untuk itu, Benyamin meminta untuk para warga serta tenaga kesehatan (nakes) untuk mewaspadai Varian Omicron tersebut.

"Gejala yang ditimbulkan tidak terlalu menonjol. Untuk itu saya meminta puskesmas di Tangsel tetap mewaspadai dan mempersiapkan diri terhadap keberadaan varian Omicron," ucapnya, Rabu (1/12/2021).

Lanjutnya, ia juga meminta warganya untuk segera memeriksakan diri jika menunjukkan gejala-gejala terinfeksi varian tersebut.

Baca juga: Cegah Varian Covid-19 Omicorn, Ini Aturan Baru Perjalanan Internasional, Wajib Karantina 14 Hari

"Saya minta puskesmas waspada dan puskesmas untuk mempersiapkan diri. Orang yang perlu memeriksakan diri, apakah saya Omicron atau tidak, katakanlah begitu, sifatnya antisipasi saja," terangnya.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan, saat ini 23 negara telah melaporkan adanya kasus infeksi virus Corona varian B.1.1.529 atau Omicron.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2P) Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam channel YouTube FMB9ID_IKP, Rabu (1/12/2021) mengatakan sejumlah negara yang telah melaporkan kasus varian Omicron per 1 Desember 2021.

antara lain, Inggris, Austria, Italia, Jerman, dan Australia.

Ilustrasi Covid-19 varian Omicron - Ini penjelasan Kemenkes soal varian baru Covid-19 Omicron, dari tingkat keparahan hingga dampak pada efikasi vaksin.
Ilustrasi Covid-19 varian Omicron - Ini penjelasan Kemenkes soal varian baru Covid-19 Omicron, dari tingkat keparahan hingga dampak pada efikasi vaksin. (Freepik)

"Saat ini per 1 Desember, 23 negara yang melaporkan adanya varian Omicron," kata Nadia.

Iamemprediksi, jumlah negara yang melaporkan adanya kasus varian Omicron akan bertambah.

Meski begitu, ia meminta masyarakat tidak khawatir dan tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved