Virus Corona

Lagi! Jemaah Umrah Indonesia Batal Berangkat 23 Desember, Khawatir Omicron

Upaya pemberangkatan calon jemaah umrah Indonesia ke Tanah Suci mengalami penundaan.

Tayang:
Editor: Glery Lazuardi
Kementerian Media Saudi/AFP
Sebuah gambar selebaran yang disediakan oleh Kementerian Media Saudi pada 31 Juli 2020 menunjukkan para jamaah yang berkeliling di sekitar Ka'bah, tempat suci paling suci di Masjidil Haram di kota suci Saudi, Mekah. Jemaah haji Muslim berkumpul hari ini di Gunung Arafat Arab Saudi untuk klimaks haji tahun ini, yang terkecil di zaman modern dan kontras dengan kerumunan besar tahun-tahun sebelumnya. 

TRIBUNBANTEN.COM - Upaya pemberangkatan calon jemaah umrah Indonesia ke Tanah Suci mengalami penundaan.

Semula, pihak Kementerian Agama akan mengirimkan perwakilan dari para travel umrah pada 23 Desember 2021.

Namun, rencana itu terpaksa mengalami penundaan karena adanya varian Omicron.

Direktur Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Nur Arifin, mengatakan keputusan penundaan itu diambil pada Jumat 17 Desember 2021.

"Betul (ditunda karena Omicron,-red)" ujar Arifin kepada Kompas.com (Group TribunBanten.com), pada Jumat (17/12/2021).

Baca juga: Rombongan Umrah Perdana Terbang ke Arab Saudi pada 23 Desember, Khusus untuk Penyelenggara Travel

Dia mengaku belum mendapatkan informasi kapan calon jemaah umrah itu akan berangkat.

Untuk diketahui, mulai 1 Desember 2021, penerbangan langsung dari Arab Saudi menuju ke Indonesia dibuka.

Larangan terbang atau suspend yang diberlakukan oleh Arab Saudi terhadap Indonesia dan sejumlah negara lainnya berlaku sejak Februari 2021.

Ketentuan ini sempat diperbarui pada akhir Agustus 2021.

Penerbangan dari Indonesia diperbolehkan langsung ke Saudi, tetapi hanya dikhususkan bagi orang-orang yang memiliki izin tinggal di Arab Saudi, baik mukimin atau ekspatriat.

Selain penerbangan langsung, masa karantina pun akan lebih singkat.

Arab Saudi juga tidak lagi membatasi jenis vaksin yang digunakan dan mensyaratkan penambahan vaksin dosis ketiga atau booster.

"Tidak lagi ada persyaratan booster, namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan menjalani karantina institusional selama lima hari. Ini harus dipatuhi dan menjadi perhatian bersama," ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam siaran pers yang diterima Kontan.co.id (Group TribunBanten.com), pada Jumat (26/11/2021).

Sebelumnya, Yaqut telah melakukan kunjungan ke Arab Saudi. Ia mengapresiasi respons cepat dari otoritas Arab Saudi atas sejumlah pembahasan yang dilakukan selama kunjungan tersebut.

Dalam tiap kesempatan, dia menyampaikan kepada pihak Arab Saudi tentang kesiapan Indonesia dalam penyelenggaraan umrah di masa pandemi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
Live
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved