BPBD Lebak Minta Ahli Selidiki Penyebab Longsor Negeri di Atas Awan, Wisatawan Diimbau untuk Sabar
Akses jalan yang menghubungkan Rangkasbitung dengan Warungbanten juga tertimbun longsor
Penulis: Nurandi | Editor: Agung Yulianto Wibowo
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pemkab Lebak menutup kawasan Gunung Luhur untuk sementara waktu karena longsor pada Selasa (21/12/2021).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, akan meminta ahli geodesi untuk menyelidiki penyebab longsor dan pergerakan tanah di Gunung Luhur.
Adapun di Gunung Luhur terdapat objek wisata Negeri di Atas Awan.
"Kami akan bersurat ke Badan Geologi untuk melakukan pengkajian lebih jauh lagi," katanya saat dihubungi, Senin (27/12/2021).
Baca juga: Longsor Terus Menerus, Wisata Negeri di Atas Awan Lebak Banten Terancam Ditutup Permanen!
Longsor juga terjadi di beberapa spot foto Negeri di Atas Awan.
"Akses jalan yang menghubungkan Rangkasbitung dengan Warungbanten juga tertimbun longsor," ucap Febby.
Dia meminta wisatawan yang ingin mengunjungi Negeri di Atas Awan untuk sabar karena tanah Gunung Luhur belum stabil.
Pada Jumat (24/12/2021), tim BPBD Kabupaten Lebak sudah meninjau pergerakan tanah yang semakin parah dan kondisi semakin turun di kawasan Gunung Luhur.
Wisata Gunung Luhur yang berada di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak dibuka pada 2019.
Baca juga: Hujan Deras 3 Jam, Longsor di Objek Wisata Negeri di Atas Awan Lebak, Ditutup untuk Sementara
Objek wisata Negeri di Atas Awan saat itu viral dan banyak mengundang perhatian wisatawan untuk berkunjung.
Saat ini Gunung Luhur menjadi destinasi wisata andalan Kabupaten Lebak.
Febby juga mengimbau kepada para wisatawan untuk bersabar dengan tidak mengunjungi destinasi wisata Gunung Luhur terlebih dahulu, mengingat kondisi tanah yang belum stabil.
Kabid Destinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak Usep Suparno mengatakan Gunung Luhur ditutup menjelang libur Natal dan tahun baru (nataru).
Baca juga: Longsor Menimpa Kamar Ponpes di Rangkasbitung, Seorang Santri yang Sedang Istirahat Tertimbun
"Ditutup untuk sementara waktu demi menghindari dari hal-hal yang berbahaya bagi wisatawan. Kami masih memantau perkembangannya," kata Usep.
Hingga saat ini kondisi Gunung Luhur masih dijaga oleh pihak desa setempat dan warga untuk mengantisipasi adanya korban jiwa.
Warga setempat juga dilarang untuk beraktivitas di kawasan Gunung Luhur demi menghindari longsor susulan.