Breaking News:

Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung Masuk Program Pemulihan Ekonomi 2022

Pak Presiden telah menyetujui ada beberapa program baru yang akan di-front-loading pada 2022

Tribunnews.com
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjadi pemimpin Delegasi Indonesia pada ETIMM yang dilaksanakan secara virtual, Selasa (6/7) 

TRIBUNBANTEN.COM - Presiden Joko Widodo menyetujui beberapa program pemulihan ekonomi nasional (PEN) baru pada awal 2022 atau front-loading.

Jumlah anggaran PEN 2022 sebesar Rp 414,1 triliun.

Anggaran yang lebih kecil dari total PEN 2021 itu akan dialokasikan ke kluster kesehatan Rp 117 triliun; perlindungan masyarakat Rp 154 triliun; dan penguatan pemulihan ekonomi Rp 141 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan program yang akan digulirkan awal 2022 ini merupakan lanjutan dari tahun sebelumnya.

Baca juga: Pemkab Serang Gelorakan UMKM Bisa, Upaya Percepatan Pemulihan Ekonomi

“Pak Presiden telah menyetujui ada beberapa program baru yang akan di-front-loading pada 2022,” ujar Airlangga dalam dalam agenda Refleksi Pencapaian 2021 dan Outlook Ekonomi 2022, Kamis (30/12/2021).

Program baru PEN pada 2022 yang akan menerapkan front-loading di awal tahun depan:

Menurut Airlangga, tingginya permintaan KUR perlu dipertahankan untuk mendorong pemulihan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Pada 2021, permintaan KUR mencapai Rp 23,2 triliun per bulan.

Dalam usulan, pengajuan perpanjangan tambahan bunga KUR selama 6 bulan (Januari-Juni 2022), memerlukan anggaran sebesar Rp 5,64 triliun.

Baca juga: Program Pemulihan Ekonomi Nasional Sudah Serap Rp 237,4 Triliun dari Pagu Anggaran Rp 699,4 Triliun

Pemberian bunga KUR ini dengan catatan tidak ada migrasi dari kredit komersial ke kredit usaha rakyat.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved