Breaking News:

Tingkat Hunian Hotel di Anyer Saat Libur Tahun Baru 2022 Justru Menurun, PHRI: Trauma Isu Tsunami

Tingkat Hunian Hotel di Anyer Saat Libur Tahun Baru 2022 Justru Menurun, PHRI: Trauma Isu Tsunami

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
TRIBUNBANTEN/DESIPURNAMA
Ketua Harian Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang yang juga General Manager Cluster Aston Beach Anyer Doddy Faturahman, saat memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (14/12/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Tingkat hunian kamar atau okupansi hotel di Anyer, Kabupaten Serang saat momen perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 tak sesuai yang diharapkan.

Ketua Harian Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI) Kabupaten Serang Doddy Fathurahman mengatakan, bahwa pada saat mendekati momen pergantian malam tahun, baru okupasi hotel hanya 60 persen.

Hal ini justru menurun dibandingkan tahun lalu.

Baca juga: Bukan Karena Covid-19, Ashok Sebut Hunian Hotel di Banten Selama Nataru Anjlok Gegara Isu Tsunami

"Di tanggal 30-31 justru mengalami penurunan, hal ini masih dikarenakan isu-isu pengalihan jalan atau kebijakan ganjil genap," katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Senin (3/1/2021).

Bahkan, turunnya okupansi ini karena adanya trauma pasar mengenai isu tsunami yang memang gencar beredar di masyarakat.

"Iya memang (isu tsunami-red) salah satunya, itu pun saya rasa setiap tahun selalu ada isu-isu terebut," katanya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Doddy mengatakan, akan lebih banyak melakukan kegiatan positif dan berharap bisa menjadi counter informasi positif.

"Dan biasanya kami melalui PHRI juga melakukan kegiatan-kegiatan positif tersebut," ujarnya.

Namun, ia pun mengatakan bahwa sebelum libur natal tahun baru okupasi hotel terhitung normal.

Selama bulan December, okupasi hotel terasa normal.

Baca juga: SIAPA Pria yang Ditangkap di Hotel Bersama Cassandra Angelie? Disebut Dari Kalangan Tertentu

Saat hari biasa pun okupasi hotel berkisar 50 - 80 persen.

Dan beberapa hotel mendapatkan bisnis dari berbagai sumber seperti pemerintahan dan korporasi.

"Dan di weekend, rata-rata hotel ber okupansi di atas 80 persen, dengan berbagai asal kedatatangan tamu-tamu," katanya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved