Miliki 300 Paguron Silat, Serang Didorong Jadi Kota Pencak Silat di Indonesia

Provinsi Banten mempunyai 300 paguron pencak silat. Di antaranya yaitu silat tapak Karuhun, Bandrong dan lainnya.

Tayang:
Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
Dok. Polda Banten
Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho dipandu Ketua Umum Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten Yadi Sufiyadi mempraktikkan beberapa gerakan usai dilantik sebagai Dewan Pembina Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten di rumah dinas Kapolda Banten, Kota Serang, Jumat (2/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Provinsi Banten mempunyai 300 paguron pencak silat.
Di antaranya yaitu silat tapak Karuhun, Bandrong dan lainnya.

Kepala Bidang Pembinaan Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang, Evi Sofiah Usman, mengatakan pihaknya menginginkan agar paguron pencak silat itu menjadi salah satu penarik minat wisatawan.

"Hampir 300 paguron. Semua paguron tempatnya hidup, kalau orang datang berwisata bisa datang dan nonton," ujarnya saat ditemui TribunBanten.com di Umah Kaujon, Jumat (7/1/2022).

Baca juga: Keren! Kelompok Silat Kaserangan Raih 9 Medali Emas di Pencak Silat International Championship 2021

Selain paguron, pihaknya ingin agar pihak Pemerintah Kota Serang dan instansi lainnya mengajukan lada kementrian terkait Kota Kreatif.

"Saya pribadi ingin, dan mendorong karena potensinya banyak, kenapa tidak menjadi kota pencak silat se Indonesia, dari paguronnya banyak, hanya harus komunikasi dengan instansi lain," jelasnya.

"Kalau semuanya dorong, harus kasih informasi kalau kita punya paguron banyak," sambungnya.

Sebelumnya Evi menghadiri acara di Umah Kaujon yaitu dialog peranan jaringan Kabupaten/Kota (kata) kreatif bagi pemulihan ekonomi nasional.

Baca juga: Keren! Siti Umayah, Pesilat Asal Banten Raih Juara 2 Pencak Silat Tingkat Nasional

Turut hadir pula Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Hariyanto, pelaku budaya dan lainnya.

Evi mengatakan, sebelumnya pihak Dindikbud Kota Serang sering bermitra dengan Umah Kaujon, salah satunya sektor seni pertunjukan.

Selain itu, dia juga memberi masukan agar para seniman selalu lakukan aktivitas lebih kreatif dan bisa masuk sektor ekonomi kreatif untuk meningkatkan ekonomi

"Semoga umah kaujon tetap hidup dengan kolaborasi kebudayaannya," katanya.

"Semoga lebih kreatif, keinginan masyarakat terakomodir dan seniman di Kota Serang lebih maju dan harus ada unggulan yang bisa dihadirkan dari Serang ke seluruh Indonesia," harapnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved