Breaking News:

Danu Dicurigai Polisi di Kasus Pembunuhan di Subang, Pengacara Ungkap Kliennya Sudah Seperti Diincar

Muhammad Ramdanu atau Danu menjadi orang yang paling dicuriagi dalam kasus yang menewaskan dua orang ini.

Editor: Renald
Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati
Muhammad Ramdanu (21)- Muhammad Ramdanu atau Danu menjadi orang yang paling dicuriagi dalam kasus yang menewaskan dua orang ini. 

TRIBUNBANTEN.COM - Kasus pembunuhan di Subang, Jawa Barat ada fakta baru.

Muhammad Ramdanu atau Danu menjadi orang yang paling dicuriagi dalam kasus yang menewaskan dua orang ini.

Danu diketahui masih saudara dekat korban, Tuti Suhartini dan Amalia Muskita Ratu.

Ia juga menjadi saksi kunci kasus yang telah berjalan lima bulan ini.

Kecurigaan polisi pada Danu berdasarkan keterangannya yang sering berubah-ubah.

Achmad Taufan yang merupakan kuasa hukum Danu, mengungkapkan banyak hal pada saat diwawancara, satu diantaranya yakni Danu yang menjadi incaran polisi.

Taufan menjelaskan pihaknya sudah punya kronologis lengkap tentang pembelaan danu.

“Keyakinan kami memang kami sudah punya satu kronologis lengkap tentang pembelaan Danu,” ujar kuasa hukum Danu, Achmad Taufan dikutip Tribunjabar.id, Jumat (31/12/2021).

Baca juga: Sudah Dapat Kompensasi Hingga Rp 1 M, Warga Kembali Keluhkan Sampah di Cilowong, Apa Masalahnya?

Baca juga: Disinggung Raffi Ahmad Soal Rujuk sama Gisel, Gading Marten: Sampai Sekarang Memang Berhubungan Baik

Yosef (55) bersama istri mudanya, Mimin didampingi tim kuasa hukum saat akan memasuki ruangan Satreskrim Polres Subang, Kamis (23/9/2021).
Yosef (55) bersama istri mudanya, Mimin didampingi tim kuasa hukum saat akan memasuki ruangan Satreskrim Polres Subang, Kamis (23/9/2021). (Dwiki Maulana Vellayati/Tribun Jabar)

Untuk lebih jelasnya, Taufan mengatakan untuk saat ini pihaknya belum bisa membeberkan untuk publik.

Ia mengklaim upaya dari kronologis pembelaan Danu tersebut akan menjadi senjata timnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved