Breaking News:

Jepang Sampai Menjerit, Kenapa Indonesia Setop Ekspor Batu Bara? Ini Permasalahannya

Jepang Sampai Menjerit, Kenapa Indonesia Setop Ekspor Batu Bara? Ini Permasalahannya

Editor: Ahmad Haris
(REUTERS/CRACK PALINGGI via VOA INDONESIA)
Tempat berlabuh tongkang batu bara terlihat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta 26, 2011. 

TRIBUNBANTEN.COM - Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki kekayaan alam yang luar biasa.

Indonesia merupakan pengekspor batu bara termal terbesar di dunia.

Akhir-akhir ini, pemerintah membuat keputusan tak terduga yang mengejutkan pasar energi global.

Dengan cara menangguhkan ekspor bahan bakar pada Januari, karena mengalami kekurangan pasokan batu bara bagi pembangkit listrik domestik.

Baca juga: Larang Ekspor Batu Bara Sebulan, Kementerian ESDM: Jika Tidak, Listrik 10 Juta Pelanggan Bisa Padam

Mengapa Disetop?

Dikutip dari Komps.com pada Senin (10/1/2022), porsi batu bara dalam bauran energi Indonesia mencapai sekitar 60 persen.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengungkapkan, pada awal 2022, Perusahaan Listrik Negara (PLN) hanya mendapatkan pasokan sebesar 35.000 ton batu bara.

PLN telah mengamankan 13,9 juta ton pada Rabu (5/1/2022), tetapi membutuhkan enam juta ton lagi untuk memastikan agar stok mencukupi kebutuhan untuk 20 hari yaitu sebesar 20 juta ton.

PLN pada November memperkirakan akan membutuhkan 119 juta ton pada 2022.

Kementerian Badan Usaha Milik Negara mengatakan, pihaknya mendorong PLN untuk memperbaiki manajemen pasokan dan meningkatkan kontrak pengadaan jangka panjang.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved