Breaking News:

Gempa Banten

15 Kecamatan di Lebak Terdampak, 2 Orang Terluka di Kepala, BPBD: Waspada, Masih Rawan Gempa Susulan

Selain itu, BPBD Kabupaten Lebak mencatat ada 33 desa yang terdampak gempa, lima sekolah, dan masjid yang rusak.

Penulis: Nurandi | Editor: Agung Yulianto Wibowo
dokumentasi BPBD Kabupaten Pandeglang
Gempa bumi bermagnitudo 6,7 yang berpusat di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, berdampak pada 17 kecamatan. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat bangunan rusak akibat gempa terus bertambah.

Hingga Sabtu (15/1/2022) siang, total ada 15 kecamatan di Kabupaten Lebak yang terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,6 yang berpusat di barat daya Sumur, Pandeglang, Jumat (14/1/2022).

Lima belas kecamatan di Kabupaten Lebak yang terdampak gempa itu adalah Rangkasbitung, Cibadak, Gunung Kencana, Wanasalam, Cihara, Malingping, Banjarsari, Sobang, Cirinten, Cikulur, Bayah, Lebakgedong, Leuwidamar, Cijaku dan Cigemblong.

Baca juga: Pemkab Pandeglang Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa 14 Hari, 738 Bangunan di 28 Kecamatan Rusak

Selain itu, BPBD Kabupaten Lebak mencatat ada 33 desa yang terdampak gempa, lima sekolah, dan masjid yang rusak.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizky Pratama, mengatakan pihaknya masih memantau dan terus mendata kerusakan terbaru akibat gempa.

"Ada fasilitas umum yang rusak, satu kantor kepala desa, dan 123 rumah terdampak gempa, terdiri atas 12 rumah rusak berat, 12 rumah rusak sedang, dan 99 rumah rusak ringan," kata Febby di kantornya, Sabtu (15/1/2022).

Menurut dia, BPBD terus berupaya untuk memberikan bantuan dan logistik ke beberapa kecamatan yang terdampak.

Dalam kejadian gempa ini tidak ada korban jiwa, tetapi dua warga Lebak mengalami luka ringan di bagian kepala.

Baca juga: Berstatus Level II atau Waspada, Ini Kondisi Terkini Gunung Anak Krakatau, Terlihat Asap Putih

"Untuk kerugian materi masih dalam proses penghitungan dan BPBD masih terus melakukan inventarisasi dan berkoordinasi, baik dengan relawan yang tersebar maupun muspika hingga pemerintah desa," ujarnya.

Febby mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan siaga karena untuk saat ini masih rawan terjadi gempa susulan.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved