Breaking News:

Saat Korban Pelecehan Ayah Kandung Buka Suara, Tak Kuat Pendam Trauma Menahun

YN (15) akhirnya memberanikan diri membuat laporan kepada aparat kepolisian.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
Istimewa
Ilustrasi kekerasan seksual 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - YN (15) akhirnya memberanikan diri membuat laporan kepada aparat kepolisian.

YN melaporkan MN (60), ayah tirinya, kepada aparat kepolisian setelah kurang lebih satu tahun memendam rasa trauma dan takut.

YN diduga menjadi korban pelecehan yang dilakukan oleh ayahnya.

Perbuatan pelecehan itu dilakukan pada saat istri YN tidak ada di rumahnya di Kecamatan Petir, Kabupaten Serang.

YN membuat laporan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Serang pada Sabtu 5 Maret 2022.

Ibu kandung dari YN yang juga istri dari MN membuat laporan kepada aparat kepolisian.

"Dari hasil keterangan korban kasus pencabulan tersebut sudah dilakukan sejak 2021 silam," kata Kapolres Serang AKBP Yudha Satria, saat dikonfirmasi, pada Senin (7/3/2022).

Baca juga: Bagian Sensitif sampai Rusak, Bocah 7 Tahun di Tangsel Diduga Jadi Korban Pelecehan Kuli Bangunan

Selain kepada ibunya, korban juga menceritakan kepada tentangganya dan juga guru di sekolah.

Sampai saat ini, MN belum diperiksa karena masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah dr Drajat Prawiranegara.

Karena sebelumnya berupaya bunuh diri menggunakan sebilah pisau yang dihujamkan ke bagian perutnya.

"Tersangka belum dilakukan pemeriksaan karena masih dalam perawatan akibat upaya bunuh diri," katanya.

Terkait pemeriksaan, kata Yudha akan dilakukan setelah MN dinyatakan sehat oleh pihak dokter, makan pemeriksaan akan segera dilakukan oleh penyidik Unit PPA Mapolres Serang.

Sebelumnya, MN (60) pelaku pencabulan terhadap anak tirinya yakni YN (15) mencoba bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perutnya saat di tangkap pihak kepolisian, Jumat (4/3/2022) malam.

Aksi nekat warga Kecamatan Petir, Kabupaten Serang tersebut dilakukan karena panik dan malu perbuatan cabulnya sudah diketahui oleh warga sekitar.

Baca juga: Setahun FPI Dibubarkan, Kini Eks Ketua Ranting di Tangerang Jadi Buronan, Gegara Kasus Pelecehan

Percobaan bunuh diri tersebut dilakukan saat polisi membawa pelaku menuju ke Polres Serang guna dimintai keterangan lebih lanjut terkait kasus pencabulan yang diperbuatnya.

Polisi yang melihat pelaku menusukkan pisau tersebut langsung merebut pisau tersebut dari tangan pelaku.

Tindakan cepat polisi tersebut dilakukan agar pelaku tidak menusukkan lagi pisaunya.

Pelaku yang sudah berlumuran darah tidak jadi dibawa ke Polres Serang. Ia kemudian dibawa ke RSUD Kota Serang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved