Mulai Hari Ini, Pemerintah Kota Tangerang Izinkan PTM Secara Hybrid untuk SD dan SMP

Pemerintah Kota Tangerang kembali membuka pembelajaran tatap muka untuk seluruh tingkat SD dan SMP pada hari ini Senin, 14 Maret 2022 secara Hybrid.

Editor: Anisa Nurhaliza
TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Suasana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di SDN Pasar Baru 1, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang di tengah pandemi Covid-19, Senin (25/10/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah Kota Tangerang kembali membuka pembelajaran tatap muka (PTM) untuk seluruh tingkat SD dan SMP pada hari ini Senin, 14 Maret 2022.

Kabar tersebut diungkap oleh Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah kepada awak media pada Sabu (12/3/2022).

Pada Pertemuan Tatap Muka itu akan dilakukan secara terbatas, yang mana pada setiap kelasnya hanya boleh mengisi kapasitas 50 persen.

Baca juga: Pemkot Tangerang Rencanakan PTM 100 Persen Tingkat SD dan SMP  

Oleh karenanya, pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara hybrid atau metode pembelajaran campuran, yakni 50 persen siswa akan mengikuti PTM secara langsung dan yang lainnya secara online.

"Kami sudah rapat ya sama kepala sekolah, memang seharusnya kelas yang mengikuti PTM dilakukan bertahap, tapi akhirnya setelah dirapatkan, kami buka PTM untuk semua kelas," ujar Arief Wismansyah, Sabtu (12/3/2022) .

"Jadi nanti proses belajar mengajarnya tetap dilakukan secara hybrid. Artinya 50 persen siswa PTM dan 50 persen lainnya akan dilakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ)," sambungnya.

Lebih lanjut, Arief menerangkan bahwa digelarnya kegiatan PTM ini karena saat ini kasus Covid-19 di Tangerang telah menurun.

Baca juga: Isi Kekosongan dan Penyegaran, Wali Kota Arief Rombak Kepala Dinas di Lingkungan Pemkot Tangerang

Sehingga Pemkot Tangerang pun akhirnya memutuskan mempercepat gelaran PTM dengan tidak bertahap.

"Memang kelihatannya satu minggu ini grafik kasus Covid-19 di Kota Tangerang itu angkanya ya segitu, enggak turun engga naik, makanya kita putuskan pekan depan anak-anak semuanya sudah sekolah," kata dia.

"Tapi tetap kami lakukan secara hybrid lebih dulu, untuk meminimalkan penyebaran Covid-19," imbuhnya.

Menurutnya, penerapan PTM tersebut tidak berbeda jauh dengan gelaran sebelumnya.

Nantinya perapan protokol kesehatan di sekolah akan semakin diperketat.

Sekolah wajib menyediakan wastafel untuk mencuci tangan, menyediakan hand sanitizer, masker, pembentukan satgas Covid-19, dan penerapan protokol kesehatan lainnya dengan ketat.

"Teknisnya nanti dalam seharinya hanya sebagian murid saja dari setiap kelas yang masuk, selain itu seluruh perangkat sekolag juga harus dan wajib melaksanakan protokol kesehatan, demi keamanan dan keselamatan semua," terangnya.

Baca juga: PTM Tingkat SMA di Tangerang Raya Masih Ditunda, Dindik Banten: Terus Kita Pantau Perkembangannya

Selain itu, Dinas Kesehatan Kota Tangerang juga telah menggelar skrining tes Covid-19 secara acak kepada murid kelas 6 dan 9 pada Jumat (11/3/2022) kemarin.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved