Apa Itu Card Skimming? Pahami Tips Agar Terhindar dari Pembobolan Saldo ATM Secara Tiba-tiba
Apa Itu Card Skimming? Pahami Tips Agar Terhindar dari Pembobolan Saldo ATM Secara Tiba-tiba
TRIBUNBANTEN.COM - Beberapa waktu lalu tengah terjadi kasus kejahatan, yakni hilangnya saldo nasabah di salah satu bank BUMN yang diduga akibat card skimming.
Simak tips agar terhindar dari pencurian atau pembobolan saldo ATM secara tiba-tiba.
Lantas Apa itu Card Skimming?
Card skimming merupakan salah satu tindakan ilegal yang bisa disebut sebagai tindakan kejahatan karena dapat membuat saldo dalam rekening nasabah tiba-tiba hilang.
Oleh karena itu, masyarakat perlu tahu apa itu card skimming.
Dan mengenali modus-modus kejahatan yang dilakukan pelaku untuk membobol ATM nasabah.
Baca juga: Mesin ATM di Minimarket di Kabupaten Serang Raib Dibobol Maling
Dikutip dari buku berjudul “Bijak Ber-Electronic Banking” yang diterbitkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), umumnya tindak kejahatan card skimming dilakukan menggunakan media mesin ATM dan/atau EDC.
Card skimming merupakan tindakan pencurian data kartu ATM dengan cara menyalin, yakni membaca dan menyimpan informasi yang terdapat pada strip magnetis secara ilegal.
Strip magnetis adalah garis lebar hitam yang berada dibagian belakang kartu ATM. Hampir semua bank seperti BRI, BCA, Mandiri, hingga BNI saat ini banyak menggunakan tipe kartu ATM ini pada masa lalu.
Belakakangan kartu tipe ini banyak diganti menggunakan tipe chip agar lebih aman. Adapun dalam kartu strip magnetis sendiri, fungsi garis lebar hitam di bagian belakang kartu adalah seperti pita kaset untuk menyimpan data nomor kartu, masa berlaku, dan nama nasabah.
Baca juga: Masa Lalu Indra Kenz Sebelum Tajir Melintir: Pernah Ikut The Voice Indonesia, Saldo ATM Pas-pasan
“Card skimming dilakukan menggunakan alat pembaca kartu (card skimmer) yang ditempatkan pada slot kartu di mesin ATM,” bunyi penjelasan OJK dalam buku tersebut, dikutip pada Kamis (25/2/2020).
Dalam card skimming, pelaku berusaha mendapatkan data kartu dan PIN, antara lain dengan cara:
1. Pelaku memasang alat skimmer pada mesin ATM;
2. Nasabah memasukkan kartu ke mesin ATM yang dipasangi alat skimmer, sehingga data kartu nasabah terbaca dan tersimpan pada alat tersebut;
3. Pelaku berusaha mendapatkan PIN ATM dengan cara mengintip tombol yang ditekan oleh nasabah atau dapat juga menggunakan kamera kecil yang dipasang oleh pelaku di mesin ATM;
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/atm-bank-banten-baduy-lebak.jpg)