Berlangsung Selama 3 Jam, Begini Hasil Autopsi Ibu dan Anak Korban Pembunuhan di Serang
Berlangsung Selama 3 Jam, Begini Hasil Autopsi Ibu dan Anak Korban Pembunuhan di Serang
Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Penyidik dan tim Forensik Biddokes Polda Banten, dan RS Bhayangkara Polda Banten telah selesai melakukan Scientific Investigation dengan autopsi, terhadap kedua korban pembunuhan.
Sebelumnya, terjadi pembunuhan yang dilakukan oleh SA (44), warga Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang yang membunuh istrinya TJ (43) dan anaknya D (9) dirumahnya, Kamis (8/4/2022) pukul 02.00 WIB.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Shinto Silitonga mengatakan, bahwa Penyidik dan Tim Forensik telah melakukan otopsi terhadap kedua korban.
Baca juga: Warganet Makin Geram saat Lihat Postingan Media Sosial Sang Pelaku Pembunuhan Buruh Wanita di Bekasi
"Outopsi dilakukan oleh tim forensik bidokes polda banten. Yang berlangsung selama 3 jam yang dimulai dari pukul 14.00-17.00 WIB, pada hari ini," katanya melalui video yang dibagikan ke grup WhatsApp, Jumat (8/4/2022).
Ia menuturkan, bahwa pertama tim forensik melakukan otopsi kepada jenzanah sang ibu.
Dan dari jenazah sang ibu ditemukan luka sayatan yang cukup dalam, bahkan kedua lukanya cukup panjang yakni sekitar 13-14 cm, yang berada di bawah dagu dan leher.
Dua luka besar ini, kata Shinto, merupakan kesimpulan penyebab kematian sang ibu.
Karena berdekatan dengan pembuluh besar.
Serta tiga luka lainnya, yakni berada pada bagian leher dan satu luka kecil berada di lengan kanan.
Baca juga: Munarman Bersuara di Persidangan, Sebut Kasusnya Direkayasa Tuk Tutupi Kasus Pembunuhan 6 Laskar FPI
"Hal ini yang menjadi pertanda bahwa adanya perlawanan dari sang korban ketika kekerasan itu terjadi," katanya.
Sedangkan kepada sang anak, terdapat dua luka pada bagian leher yang cukup dalam dan panjang, satu diantaranya yakni 13 cm dan luka lainnya adalah luka kecil.
"Di mana dari luka tersebut menjadi penyebab kematian sang anak" jelasnya.
Setelah dilakukan outopsi, kini jenazah telah diantarkan ke rumahnya, untuk segera dapat disemayamkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/tim-dokter-forensik-biddokkes-polda-banten-saat-melakukan-autopsi.jpg)