Megawati: Ibu-ibu Belanja Baju Lebaran Tapi Masih Antre Minyak Goreng

Megawati Soekarnoputri, Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), bingung melihat fenomena antrean minyak goreng.

Editor: Glery Lazuardi
Dok PDIP
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato saat pengumuman pasangan calon kepala daerah di kantor PDIP, Menteng, Jakarta, Rabu (19/2/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM - Megawati Soekarnoputri, Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), bingung melihat fenomena antrean minyak goreng.

Di tengah antrean minyak goreng, kata dia, emak-emak berbondong-bondong belanja ke pasar untuk membeli baju baru.

Menurut dia, fenomena ibu-ibu ini perlu untuk diteliti lebih lanjut untuk mengetahui kondisi perekonomian Indonesia.

"Saya lihat di pasar-pasar sekarang akibat sudah dilepaskannya PPKM, ibu-ibu berbondong-bondong beli baju baru dan sebagainya, padahal di sisi lain bingung, mereka antri minyak goreng," ujar Megawati di dalam acara Kick Off Pembentukan BRIDA yang ditayangkan secara virtual, Rabu (20/4/2022).

Baca juga: 346 Orang di Kelurahan Cilaku Kota Serang Terima BLT Sembako dan BLT Minyak Goreng

Untuk itu, Megawati menilai peran Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) menjadi penting untuk memotret fenomena-fenomena sejenis di daerah.

Dengan demikian, setiap kebijakan yang ditelurkan oleh pemerintah daerah menjadi lebih terukur.

"Ini harus diriset, mengapa? Apakah benar kita jatuh ke arah depresi?," ujar Megawati.

Ia pun mengatakan, ketika pandemi terjadi dan Presiden Joko Widodo meminta pandangannya terkait dengan hal tersebut, Megawati meyakinkan bahwa Indonesia pasti mampu bangkit.

Hal itu berkaca pada pengalamannya saat menjabat sebagai Presiden pada tahun 2001-2004 dan dihadapkan pada kondisi krisis moneter.

"Saya bilang jangan takut, saya sudah menghadapi krisis global keuangan, dan kita Indonesia survive," ujarnya.

Ia pun mengaku mengatakan kepada Presiden Jokowi untuk menyelamatkan kondisi kesehatan terlebih dahulu dengan menyelesaikan permasalahan pandemi.

Baca juga: Emak-emak Antre BLT Minyak Goreng Rp 500 Ribu di Serang, Ada yang Ajak Anak

Meski dengan risiko kondisi perekonomian yang menurun.

"Tangani pandeminya, pasti kita akan keluar, buktinya sampai sekarang kita survive. Tentu dalam kenyataannya ekonomi mengalami penurunan, tetapi tidak kocar-kacir, kita masih bisa hidup," ujar Megawati.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Megawati Bingung, di Pasar Ibu-ibu Ramai Beli Baju Baru tapi Sempat Antre Minyak Goreng"

Megawati Confused, Women's Market is Crowded Buying New Clothes but Had to Queue for Cooking Oil

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved