Perusahaan Pecah Batu ini Hemat Rp 200 Juta Setelah Beralih ke Listrik PLN

Perusahaan yang sudah 12 tahun menggunakan genset ini menjadi pelanggan multiguna berdaya 1.385.000 volt ampere (VA).

dokumentasi PLN
PT Bailey Rekatama, satu di antara industri pemecah batu di Cianjur, kini beralih ke listrik PLN. 

TRIBUNBANTEN.COM - PT Bailey Rekatama, satu di antara industri pemecah batu di Cianjur, kini beralih ke listrik PLN.

Perusahaan yang sudah 12 tahun menggunakan genset ini menjadi pelanggan multiguna berdaya 1.385.000 volt ampere (VA).

Ketika beralih ke listrik PLN, perusahaan ini mampu menghemat 50 persen pengeluaran listrik yang selama ini dialokasikan untuk genset.

Manager PT Bailey Rekatama, Priyono, mengatakan biaya yang harus dikeluarkan untuk penggunaan genset bisa mencapai Rp 400 juta per bulan.

Baca juga: Tak Hanya Mudik Gratis dari PLN, 842 Pemudik Juga Dapat Kaos, Asuransi, Menu Buka Puasa dan Sahur

Dedieselisasi ini sekaligus beralih dari energi berbasis impor menjadi berbasis domestik.

Priyono berharap PLN dan PT Bailey Rekatama dapat terus bekerja sama dengan baik untuk pengembangan bisnis ke depan.

Sebagai industri pemecah batu dan menjadi satu di antara pemegang proyek kereta api cepat, dengan beralih ke listrik PLN, perusahaan mampu meningkatkan utilitas pabriknya.

“Kami berencana akan mengembangkan usaha pecah batu ini. Hal ini tentunya membutuhkan dukungan dari sisi pasokan listrik yang berkesinambungan. Oleh karena itu, setelah layanan sementara ini berakhir kami berencana untuk mengajukan pasang baru listrik,” ujar Priyono.

Baca juga: Jadi Kado Lebaran, PLN UID Banten Sambung 2 Pelanggan Industri Sektor Baja, Total Daya 133,8 MVA

PT Bailey Rekatama memiliki kompetensi untuk mengolah batuan andesit dari gunung batu untuk menghasilkan bahan baku beton dan aspal yang terutama dikirim ke wilayah Jabodetabek.

Proyek kereta api cepat merupakan salah satu proyek yang bahan bakunya berasal dari perusahaan ini.

PT PLN (Persero) terus menggencarkan dedieselisasi tak hanya pada pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) yang saat ini beroperasi tetapi juga genset yang dipakai masyarakat.

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cianjur, Muhammad Hermansyah, mengatakan dengan beralih ke listrik PLN, industri pemecah batu di Cianjur ini mampu meningkatkan efisiensi operasional.

Baca juga: PLN Percepat Sertifikasi Aset Tanah di Banten, Sinergi dan Kolaborasi Bareng BPN dan KPK

Herman memastikan PLN mampu memberikan pasokan listrik yang andal dan kontinyu untuk mendukung pulihnya aktivitas industri.

“PLN siap mendukung kebutuhan listrik pelanggan bisnis dan industri dengan pasokan listrik yang andal dan berkualitas,” ucap Hermansyah.

Bagi pelanggan yang ingin mengajukan layanan multiguna dan pemasangan baru listrik melalui aplikasi PLN Mobile.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved