Mudik Lebaran
Terminal Mandala Lebak Sepi Banyak Sopir Menginap, Bus Tujuan Cikarang Hanya Diisi Tiga Penumpang
Di Terminal Mandala Tipe A, Kabupaten Lebak, gelombang pemudik tidak padat seperti tahun-tahun sebelumnya.
Penulis: Nurandi | Editor: Agung Yulianto Wibowo
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Di Terminal Mandala Tipe A, Kabupaten Lebak, gelombang pemudik tidak padat seperti tahun-tahun sebelumnya.
Banyak bus dan mobil Elf di Terminal Mandala kosong tak berpenumpang.
Bahkan, bus tujuan Cikarang, Bekasi, hanya diisi tiga penumpang.
Sepinya Terminal Mandala dari gelombang pemudik, terjadi dalam dua tahun terakhir sejak pandemi Covid-19.
Baca juga: BREAKING NEWS: Pelabuhan Indah Kiat Serang Dibuka Layani Pemudik, Kapolda Banten Imbau untuk Sabar
Ketua Paguyuban Sopir Mobil Terminal Mandala Lebak, Karim, mengatakan sepinya penumpang juga karena banyak beralih ke kendaraan lain.
"Jadi sekarang beralih ke mobil travel dan ada yang gelap seperti itu yang beroperasi di mana saja," katanya di Terminal Mandala Lebak, Kamis (28/4/2022).
Menurut dia, banyak sopir juga tidak bisa memenuhi target perusahaan.
Yang biasa mendapatkan penghasilan Rp 800.000 per hari, saat ini mendapatkan keuntungan Rp 300.000 per hari saja, sopir bus kesulitan.
"Buat setor aja tidak ada, jadi keadaan saat ini memang benar-benar turun drastis sekitar 90 persen," ucapnya.
Sopir dan kendaraan yang saat ini beroperasi, harus rela menginap demi mendapat penumpang.
Kepala Terminal Mandala Tipe A Lebak, Muksin, mengatakan memang saat ini arus mudik tidak padat.
"Banyak penumpang yang beralih ke kereta api, jadi jarang menggunakan bus lagi," katanya.
Sepinya penumpang berdampak pada jumlah armada angkutan antar-kota antar-provinsi (AKAP) dan antar-kota dalam provinsi (AKDP) turun.
Baca juga: Cerita Sopiah Pemudik yang Tiba di Stasiun Rangkasbitung, Libur Hanya 2 Hari demi Bertemu Orang Tua