Mudik Lebaran

Hadi Terjebak Macet 12 Jam, Antrean Menuju Pelabuhan Merak hingga 20 Km, Menhub Minta Maaf

Kepadatan terjadi oleh kendaraan yang akan diberangkatkan menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

Tayang:
TribunBanten.com/Ahmad Haris
Ratusan kendaraan pribadi antre di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Senin (26/4/2022). 

Supriyanto, seorang pemudik, mengaku kemacetan itu benar-benar parah sejak Sabtu dini hari.

Dia menggunakan mobil dari Bekasi dan perlu waktu 11 jam untuk bisa keluar dari gerbang Tol Merak.

Padahal, waktu tempuh pada hari normal, Bekasi-Pelabuhan Merak hanya 1,5-2 jam perjalanan.

"Saya dari bekasi pukul 01.00, baru keluar gerbang Tol Merak pukul 10.00. Kena macet di Km 91, benar-benar berhenti," kata pemudik yang hendak ke Kota Bumi, Lampung Utara ini kepada Kompas.com di GT Merak.

Baca juga: H-1 Lebaran Ribuan Pemudik Motor Masih Dominan di Dermaga 2 dan 3 Pelabuhan Merak, Antre Masuk Kapal

Akibatnya, Supriyanto bersama keluarga menyantap makan sahur di dalam mobil saat terjebak kemacetan.

"Kita maklumi saja karena dua tahun tidak mudik karena pandemi. Jadi masyarakat euforia semua," ujarnya.

Namun, dia meminta kepada pihak terkait untuk memperbanyak toilet di sepanjang jalan tol.

Sebab, banyak pengendara yang harus berjalan kaki untuk menuju rumah warga atau gerbang tol.

Hadi, pemudik lainnya, warga Citereup Bogor, yang akan mudik ke Lampung Selatan, terjebak macet di dalam tol hingga 12 jam.

Ratusan pemudik berkendara motor saat naik ke atas Kapal Ferry, yang berlabuh di Pelabuhan Merak, Minggu (1/5/2022).
Ratusan pemudik berkendara motor saat naik ke atas Kapal Ferry, yang berlabuh di Pelabuhan Merak, Minggu (1/5/2022). (TribunBanten.com/Sopian Sauri)

Meski terjebak macet, pria berusia 40 tahun ini memaklumi dan menikmati perjalanan mudik.

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry mengungkapkan, antrean panjang yang terjadi di Pelabuhan Merak, Banten disebabkan banyaknya calon penumpang yang belum memiliki tiket.

"Jadi banyak penumpang yang datang ke pelabuhan tanpa tiket, belum bertiket," kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Shelvy Arifin kepada wartawan di Pelabuhan Merak, Sabtu.

Shelvy mengingatkan kepada calon penumpang agar membeli tiket secara online terlebih dulu melalui aplikasi Ferizy sebelum masuk Pelabuhan Merak.

 


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Permintaan Maaf Menhub soal Macet Parah 20 Kilometer Menuju Pelabuhan Merak... "

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved