Hepatitis Akut Misterius, Dinkes Kabupaten Serang: Belum Ada Laporan

Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang belum menemukan kasus hepatitis akut di wilayah Kabupaten Serang.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
Tribun Bali
Ilustrasi hepatitis akut. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan, kasus hepatitis akut misterius yang ada di ibu kota ternyata tak hanya menyerang anak-anak 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang belum menemukan kasus hepatitis akut di wilayah Kabupaten Serang.

Pihaknya terus siaga untuk mengantisipasi masuknya kasus tersebut ke Kabupaten Serang.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Agus Sukmayadi kepada TribunBanten.com, Jumat (13/5/2022).

"Sampai saat ini belum diperoleh informasi dari pihak Puskesmas maupun Rumah Sakit, terkait adanya kasus yang diduga hepatitis pada anak," katanya melalui pesan WhatsApp kepada TribunBanten.com, Jumat.

Baca juga: Waspada, Ada Temuan 24 Kasus Baru Gejala Hepatitis di Jakarta, Wagub Minta Warga Hindari Tempat Ini

Namun, dalam hal ini pihak Dinkes telah menyiapkan dan melakukan upaya pencegahan seperti melakukan sosialiasi melalui pihak puskesmas, posyadu, juga posko vaksin kepada masyarakat guna turut menerapakan pola hidup sehat.

Bahkan pihaknya juga melakukan koordinasi rutin dengan pihak Puskesmas dan Rumah Sakit untuk terus memantau secara teliti terkait virus hepatitis ini.

"Kami terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan teman-teman Puskesmas dan Rumah Sakit, untuk terus memantau secara teliti agar kita tidak kecolongan nantinya,” ungkapnya.

Dinas Kesehatan juga menjelaskan gejala hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya ini memiliki gejala awal seperti mual, muntah, diare berat dan demam ringan.

Sedangkan untuk gejala lanjutan yaitu air kencing berwarna pekat dan BAB berwarna putih pusat.

Warna mata dan kulit menguning, gangguan pembekuan darah, kejang hingga kesadaran menurun.

Baca juga: Hepatitis Picu Kekhawatiran, PTM di Kabupaten Serang Tetap Berlangsung, Dindikbud: Belum Ada Info

Agus juga meminta kepada masyarakat yang menemukan gejala tersebut untuk tidak panik. Dan harus segera membawanya ke rumah sakit atau puskesmas.

"Dan jika menemukan gejala seperti tadi, untuk segera ke rumah sakit atau Puskesmas untuk segera mendapat penanganan," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved