Breaking News:

Sedang Membawa Pasien Pasca-Operasi, Mobil Ambulance Disengol Iringan Bupati Pandeglang

Sedang Membawa Pasien Pasca Operasi, Mobil Ambulance Disengol Iringan Bupati Pandeglang

Penulis: Nurandi | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten/Tangkapan layar
Mobil relawan Ambulance saat disenggol oleh mobil Satpol PP iringan Bupati Pandeglang, Jumat (20/5/2022). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN PANDEGLANG - Beredar video di media sosial mobil iringan Bupati Pandeglang Irna Narulita, mendahului sebuah Ambulance yang sedang membawa pasien pasca-operasi.

Iringan mobil bupati dengan plat nomor A 1 J, melaju di sebelah kanan ambulance yang dikawal oleh pihak kepolisian.

Namun sesudah mobil bupati lewat, diketahui mobil milik Satpol PP Kabupaten Pandeglang yang masuk dalam iringan Bupati, menyenggol bagian sebelah kanan mobil ambulance saat mendahului.

Video itupun viral di media sosial.

Baca juga: Apes! Gagal Curi Motor, Maling Ini Malah Jadi Viral Gegara Foto Telanjangnya Disebar

Fajar, sopir Ambulance mengatakan kronologinya. Kejadian bermula saat perjalanan pulang pasca kontrol pasien dari RSUD Banten pada Kamis (19/5/2022) pada pukul 15.00 WIB.

"Ada iring-iringan mobil bupati Pandeglang, tepatnya di ruas Jalan Raya Labuan, sebelum sodong. Jadi mobi Pol PP menyengol spakbor kanan depan mobil," ujarnya saat dihubungi TribunBanten.com, Jumat (20/5/2022)

Dirinya menjelaskan, memang pada saat itu mobilnya tidak menyalakan sirine, karena karena dalam kondisi rusak.

"Memang pada saat itu serine ambulance mati, hanya menggunakan lampu rotator. Perlu diketahui ambulance membawa pasien kontrol pasca oprasi usus buntu," ujarnya.

Menanggapi kejadian tersebut, Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pandeglang Fahmi Sumanta mengatakan, bahwa kejadian itu tidak ada unsur kesengajaan.

"Jadi intinya itu tidak ada kesengajaan, bukan juga arogansi. Jadi kami juga menghindari motor yang barada pada jalan tersebut," katanya saat dihubungi.

Dirinya menjelaskan, pada saat mendahului mobil, di sebelah kanan mobil ada motor, sehingga mobil Satpol PP membuang ke sebelah kiri.

Baca juga: Asyik Bermain Air di Pantai Cibobos Lebak, 4 Wisatawan Asal Pandeglang Tenggelam, 1 Orang Tewas

"Jadi karena ada motor tersebut, akhirnya kita menghindar ke sebelah kiri, jadi seperti itu kronologinya setelah saya cek ke anggota saya," ujarnya.

Fahmi juga menyampaikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan relawan, terkait peristiwa pada Kamis (19/5/2022) lalu ini.

"Kita juga akan komunikasi dengan relawan ambulance, dan kalaupun kami salah, kami akan memohon maaf kepada pihak relawan. Karena pada dasarnya ini bukan unsur kesengajaan," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved