Banten Laporkan Kasus Pertama Akibat Hepatitis Akut, Begini Kondisi Terkini Pasien
Pasien penderita hepatitis akut pertama di Banten dirawat di Rumah Sakit Mandaya, Kota Tangerang.
Sedangkan dari 15 kasus dengan klasifikasi pending yang masih menunggu hasil laboratorium pemeriksaan Hepatitis A, B, C dan E sebanyak dua kasus dari DKI Jakarta dan Yogyakarta.
Lalu ada pula yang menunggu laporan Hepatitis A, C, E dan patogen lain satu kasus dari Sumatera Barat.
Selain itu, tiga kasus dari DKI Jakarta, NTB, dan Bali juga masih menunggu laporan hepatitis A, E dan patogen lain.
Sedangkan sebanyak delapan kasus dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Bali, Jambi, Babel, Banten, Sulawesi Selatan masih menunggu laporan Hepatitis E dan patogen lain.
Terakhir, satu pasien kasus dugan hepatitis dari DKI Jakarta masih menunggu hasil laporan patogen lain.
Baca juga: Pro-Kontra Copot Masker di Luar Ruangan, Emak-emak Banten Pilih Pakai: Jangan Dong, Ngirit Lipstik!
Syahril mengatakan, kasus tersebut umumnya dialami pasien laki-laki sebanyak 11 orang, sedangkan perempuan lima orang.
"Umumnya dialami kelompok usia 0-5 tahun mencapai 11 pasien," katanya.
Dari total 16 pasien diduga Hepatitis akut, empat di antaranya meninggal dunia dengan klasifikasi probable satu pasien dan tiga lainnya pending.
"Pasien yang masih dirawat berjumlah 12 orang, seluruhnya pending classification," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-hepatitis-akut.jpg)