Breaking News:

Kue Engkak, Makanan Khas Pabean Kota Cilegon, Rp 200 Ribu per Loyang, Kok Mahal? Ini Alasannya!

Kue Engka, Makanan Khas Pabean Kota Cilegon, Rp 200 Ribu per Loyang, Ko Mahal? Ini Alasannya!

Penulis: Sopian Sauri | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Sopian Sauri
Kue Engka, makanan khas Kelurahan Pabean Kota Cilegon. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Kue Engkak merupakan makanan khas Kelurahan Pabean, Kota Cilegon.

Kue warisan turun-temurun ini terbilang cukup mahal.

Namun jangan hawatir, karena rasanya tiada duanya.

Kue Engkak khas Kelurahan Pabean ini memiliki citra rasa yang enak dan nikmat.

Baca juga: Cerita Inspiratif: Jualan Kue, Mampu Sekolahkan 5 Anak hingga Lulus SMA

Dengan bahan beras ketan, disangrai, ditumbuk, kemudian dijemur selama 3-4 hari sampai kering kelapa santan. Lalu dicampur telur, susu, dan mentega dengan merek khusus.

Bahan tersebut akan memberikan citra rasa yang enak dan nikmat, untuk kebutuhan Kue Engkak ini.

Pebuat kue engkak, Munajah, mengungkapkan, pembuatan kuek engkak memang cukup rumit, sehingga ia menghargainya Rp 200 ribu per loyang.

"Harga per loyang di pasaran Rp 200 ribu, kenapa mahal ? Karena sulit proses pembuatanya," ucapnya kepada TribunBanten.com saat diwawancara di halaman rumahnya, Sabtu (28/5/2022).

Munajah menuturkan, proses masaknya tidak bisa menggunakan oven, harus dengan cara tradisional dibakar di bawah tungku menggunakan kayu bakar atau serabut batok kelapa.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved