Jelang Idul Adha, Berikut Daftar Harga Ikan di Pasar Pagi Karangantu: Harga Stabil dan Terjangkau

Puluhan pedagang kaki lima (PKL) menjajakan ikan di sekitar Jembatan Karangantu, Kasemen, Kota Serang, Rabu (22/6/2022).

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
milda
Suasana pasar pagi di Karangantu, Kasemen, Kota Serang, Rabu (22/6/2022). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG -Puluhan pedagang kaki lima (PKL) menjajakan ikan di sekitar Jembatan Karangantu, Kasemen, Kota Serang, Rabu (22/6/2022).

Berbagai jenis ikan hasil tangkapan nelayan di sekitar perairan di Karangantu dijual.

Beralaskan karpet dan payung warna-warni, para pedagang menjajakan ikan di sekitar trotoar jalan.

Tidak hanya ikan, warga setempat juga menjual ayam kampung yang dijual di sekitaran rel kereta api Karangantu.

Suasana pagi di sekitar Karangantu terlihat ramai.

Pembeli terlihat memilah ikan yang ingin dibelinya.

Baca juga: Mendekati Idul Adha 2022, Inilah Rincian Harga Sapi, Kerbau dan Kambing di Kabupaten Lebak

Seorang pedagang bernama Roi (49) menjelaskan perbedaan ikan yang segar dan tidak segar.

Roi memperlihatkan ikan tongkol yang masih segar.

Katanya, ikan yang masih segar terlihat dari matanya yang masih bagus dan tidak merah.

Juga sisi kepala ikan yang masih menutup rapat.

"Cirinya matanya putih engga merah, terus penutup asang ikan yang masih tertutup rapat," ujarnya pada TribunBanten.com saat ditemui di Karangantu, Rabu (22/6/2022).

Ikan yang dijual Roi beragam, dari mulai gurita, tongkol, udang, cumi, blekutak, kepitimg, lobster dan lainnya.

"Gurita harganya Rp 40 ribu sekilo, kepiting Rp 25 ribu, tongkol Rp 35 sekilo, blekutak sekilo Rp 30 sampe 35 ribu," jelasnya.

Dia mengaku dagangannya habis terjual dihari Jumat sampai Minggu.

"Jumat sampai Minggu biasanya abis semua dagangannya," tuturnya.

Selama 2 tahun lebih dia berjualan di Pasar Pagi Karangantu.

Sementara itu, pedagang lainnya, Samsudin (50) mengaku dalam satu hari mendapatkan uang Rp 4 juta rupiah saat jualan ikan.

Satu kwintal setengah ikan habis terjual perhari.

Dari mulai cumi, udang, dan ikan lainnya.

"Perhari sekuintal setengah habis, dapetnya Rp 4 juta," ucapnya.

Samsudin menjual cumi Rp 55 sampai Rp 60 ribu perkilogram.

Blakutak Rp 40 ribu, dan udang perkilogram Rp 50 ribu.

Dia berjualan setiap hari pukul setengah enan sampai 10.

"Jualan dari jam setengah 6 sampai jam 10 pagi, jualannya tiap hari di pasar pagi Karangantu," jelasnya.

Baca juga: Daftar Lengkap Harga Terbaru Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2022 Beserta Syarat Hewan Kurban

Dia sudah 10 tahun berjualan ikan.

Saat ini, harga ikan tergolong stabil, kata Samsudin.

"Harganya normal, di laut juga tersedia," katanya.

Kata Samsudin, kebanyakan pembeli mencari cumi.

Seorang nelayan bernama Asep menyampaikan, saat ini hasil tangkapan di laut didominasi ikan teri dan tongkol.

"Tongkol dan teri banyaknya," ugkapnya.

Perkilogram teri dari nelayan dijual Rp 15 ribu.

"Ada bosnya lagi, dikita jual 15 ribu," paparnya.

Dalam sehari, Asep dan kawannya bisa mennagkap satu ton setengah ikan teri dan tongkol.

Baca juga: Daftar Lengkap Harga Terbaru Hewan Kurban Jelang Idul Adha 2022 Beserta Syarat Hewan Kurban

"Semalem satu ton setengah, dapatnya Rp 15 juta," katanya

Tongkol perkilogram Rp 25 sampai 30 ribu.

Sejak usia 6 tahun, Asep bekerja sebagai nelayan.

"Dari umur 6 tahun jadi nelayan," katanya.

Untuk harga solar, dia mengaku normal, perliter solar Rp 5.250

Sumber: Tribun Banten
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved