Demi Nyabu dan Main Judi Slot, 2 Pemuda Lakukan Begal Sadis, Masing-masing Punya Peran Berbeda
Demi bisa membeli sabu dan main judi slot online, dua pemuda nekat lakukan begal sadis yakni melakukan pembacokan pada korbannya.
TRIBUNBANTEN.COM - Demi bisa membeli sabu dan main judi slot online, dua pemuda nekat lakukan begal sadis yakni melakukan pembacokan pada korbannya.
Pelaku berinisial EW (18) dan NI (17) membegal seorang pria YJ (29) di Kebon Bawang, Jakarta Utara.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (12/7/2022) dini hari.
Rupanya, dua pemuda itu melakukan begal sudah tiga kali melakukan aksinya di malam yang sama dan mendapatkan uang ratusan ribu rupiah.
"Dari hasil kejahatan itu mereka gunakan untuk mengonsumsi sabu dan judi slot," kata Kapolsek Tanjung Priok Kompol M. Yamin di kantornya, Jumat (15/7/2022).
Pada korban YJ (29), kedua pelaku mendapatkan Rp 400 ribu setelah melakukan pembegalan sadis.
Baca juga: Trio Begal Tangerang yang Bawa Celurit untuk Lukai Korban Akhirnya Ditangkap, Ini Identitasnya
Kemudian, polisi juga melakukan tes urin dan mendapati para tersangka positif metamfetamin.
Dengan bermodalkan sepeda motor dan golok milik NI, kawanan begal ini pada Selasa dini hari berkeliling ke sekitaran Tanjung Priok untuk mencari mangsa.
Pada malam yang sama, dua pemuda itu menyasar tiga titik lokasi, dan mengincar orang-orang yang berada di jalanan ketika kondisi sepi.
"Berdasarkan hasil interogasi juga sudah kerap kali melakukan kegiatan serupa. Untuk malam itu saja sudah tiga tempat, tiga titik dia melakukan kegiatan dalam selang waktu tiga jam," sambung Yamin.
EW ditangkap Kamis (14/7/2022) kemarin di wilayah Cibitung, Kabupaten Bekasi saat bersembunyi di kediaman keluarganya di sana.
Sementara NI ditangkap lebih dulu di kediamannya di Koja, Jakarta Utara, tak sampai satu hari setelah kejadian.
Kedua begal sadis ini memiliki peran yang berbeda, di mana EW adalah sang eksekutor yang membacok korban YJ berkali-kali.
Di sisi lain NI ialah begal di bawah umur yang menjadi otak dari tindak pidana ini. Dirinya juga merupakan pemilik motor dan golok untuk dipakai pada malam kejadian.
Polisi turut serta mengamankan barang bukti seperti motor, golok, dan pakaian kedua tersangka.
Kedua tersangka itu dikenakan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. Mereka terancam 15 tahun penjara.
Sebelumnya, YJ dibacok menjelang pukul 4.00 WIB Selasa dini hari lalu saat sedang menunggu pintu ruko tempatnya bekerja di Jalan Kebon Bawang VII dibuka.
Dalam peristiwa itu, kedua begal sadis ini merampas uang tunai sekitar Rp 400.000 dari dompet YJ.
Mereka kemudian kabur dari lokasi meninggalkan YJ yang terkapar berlumuran darah di jalan tersebut.
Baca juga: Wanita Lansia di Aceh Terlihat Tanpa Busana di Kebun, Ternyata Jadi Korban Begal, Begini Kronologi
Dalam rekaman CCTV yang viral di media sosial salah satunya diunggah akun Instagram @merekamjakarta, terlihat detik-detik penganiayaan sadis ini.
Korban awalnya terlihat tengah duduk bersila di depan pagar salah satu rumah sambil memainkan HP-nya.
Tiba-tiba, datang dua pelaku berboncengan dengan sepeda motor ke lokasi dan mendekati korban.
Pelaku yang dibonceng turun dari motornya dan langsung mengayunkan senjata tajam ke arah korban.
Baca juga: Jadi Korban Begal Sadis, Gadis Muda Dibawa ke Hutan lalu Digilir 4 Pria hingga Pingsan, Harta Raib
Dalam kondisi panik, korban berdiri dan berupaya menghindar.
Ia pun lari terbirit-birit sementara pelaku yang membawa senjata tajam tadi mengejarnya sambil mengayunkan benda diduga golok itu.
Sambil berlari, pelaku yang mengenakan jaket dan celana panjang membacok korban berkali-kali hingga akhirnya pria itu tersungkur ke jalanan.
Tidak sampai di situ, ketika korban sudah dalam kondisi tak berdaya, pelaku masih membacoknya berkali-kali sebelum akhirnya meninggalkan lokasi bersama rekannya yang sedari tadi menunggu di motor.
Atas kejadian ini korban meninggal dunia di RS Polri Kramat Jati. Hasil autopsi luar, polisi mendapati korban tewas dengan sejumlah luka bacok di tubuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-pembunuhan.jpg)