Mangkir Lagi, Nindy Ayunda bakal Dijemput Paksa Polisi, Mantan Sopir Ngaku Dapat Ancaman Mengerikan
Nindy Ayunda dan kekasihnya, Dito Mahendra kembali mangkir dari panggilan aparat Polres Jakarta Selatan, Jumat (15/7/2022).
TRIBUNBANTEN.COM - Nindy Ayunda dan kekasihnya, Dito Mahendra kembali mangkir dari panggilan aparat Polres Jakarta Selatan, Jumat (15/7/2022).
Sebelumnya, Nindy Ayunda dan Dito Mahendra juga tak hadir saat pemanggilan pertama untuk diperiksa terkait kasus dugaan penyekapan mantan sopir.
Kabar Nindy Ayunda dan Dito tak hadir untuk kedua kalinya disampaikan oleh Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Iptu Niken.
Kendati begitu, Niken tak menjelaskan secara detail apa alasan Nindy Ayunda dan Dito Mahendra tak hadir dalam pemeriksaa polisi.
"Dari hasil koordinasi kami dengan Pak Kanit kalau Nindy Ayunda dan Dito hari ini mangkir."
"Tadi pengacaranya yang menyampaikan," kata Niken, Jumat (15/7/2022) malam.

Baca juga: Lama Bungkam, Mantan Sopir Nindy Ayunda Buka Suara, Akui Terima Pukulan di Leher, Dada dan Kepala
Niken menuturkan, jika kuasa hukum keduanya yang telah mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan.
"Lawyer sendiri juga sudah menunggu di sini. Untuk alasannya, mereka tidak memberikan keterangan," sambungnya.
Kata Niken, sampai dengan pukul 17.00 WIB Nindy Ayunda dan Dito Mahendra tak kunjung hadir.
"Hari ini pemanggilan kedua. Dari penyidik sudah memberikan tenggang waktu sampai jam 17.00 WIB, tapi mereka tidak hadir," kata Niken.
Oleh karena itulah, Nindy Ayunda dan Dito Mahendra secara tidak langsung telah mangkir untuk kedua kalinya dari panggilan penyidik.
Karena itu, keduanya bisa dijemput paksa oleh pihak berwajib. Namun, Niken belum bisa memastikan hal tersebut.
"Nanti kita tunggu hingga dua hari ke depan ya terkait proses selanjutnya," pungkasnya.
Seperti diketahui, Nindy Ayunda dilaporkan oleh istri mantan sopirnya, Rini Diana, ke Polres Metro Jakarta Selatan pada (15/2/2021) lalu.
Rini Diana menyebut Sulaiman menjadi korban dalam kasus dugaan penyekapan oleh Nindy Ayunda.
Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/904/II/YAN2.5/2021/SPKT PMJ dengan sangkaan Pasal 333 KUHP tentang Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Orang.
Mantan Sopir Nindy Ayunda Ngaku Dapat Ancaman Mengerikan
Mantan sopir pribadi Nindy Ayunda, Sulaiman, mengaku mendapatkan ancaman mengerikan dan diminta mencabut laporan terhadap Nindy Ayunda di Polres Jakarta Selatan.
Ancaman didapatkan Sulaiman dari orang yang mengaku sebagai utusan dari Nindy Ayunda.
Orang itu menyampaikan permintaan dari sang artis agar Sulaiman mencabut laporannya di Polres Jakarta Selatan.
"Ada orang yang mengaku orangnya Nindy Ayunda di rumah Pak RT, dekat rumah mertua Sulaiman."
"Rini (istri Sulaiman) dipanggil ke rumah Pak RT," kata kuasa hukum Sulaiman, Fahmi Bachmid, Jumat (15/7/2022).
Kata Fahmi, orang itu datang Jumat (15/7.2022) sekitar pukul 08.00 WIB.
Namun, dia tidak tahu identitas atau nama pria yang mengaku utusannya Nindy Ayunda.
"Tapi sudah kami foto orang itu," ujarnya.
Kata Fahmi melanjutkan, orang tersebut terkesan mengancam jika Sulaiman tidak mencabut laporannya sehingga menyebabkan Nindy Ayunda masuk penjara.

"Klien saya diancam keselamatannya kalau sampai Nindy Ayunda masuk penjara," ungkap Fahmi.
Nindy Ayunda dilaporkan oleh Rini Diana, istri Sulaeman, ke Polres Jakarta Selatan pada 15 Februari 2021 dengan kasus dugaan penculikan dan penyekapan.
Laporan Rini teregistrasi dengan nomor LP/904/II/YAN2.5/2021/SPKT PMJ.
Nindy dituduh telah menyekap Sulaiman selama 30 hari.
Selama disekap, Sulaiman mengaku dirinya dipukuli di beberapa bagian tubuhnya dalam kondisi matanya ditutup.
Ia disekap karena dituduh mematai-matai mantan majikannya itu.
"Saya dipukuli dengan tangan saja dan pakai alat juga, enggak tahu alat apa. Karena mata saya ditutup," jelas Sulaiman, Selasa (5/7).
Sulaiman mengungkapkan, saat itu ternyata ada satu orang lainnya yang juga disekap Nindy Ayunda.
Katanya, korban lainnya itu mengetahui siapa saja yang menganiaya dirinya.
"Orang ini akan menjadi saksi karena juga merupakan korban dari pelaku yang sama," ucapnya.
Nindy Ayunda dan kekasihnya, Dito Mahendra, dipanggil kembali, Jumat (15/7/2022) hari ini oleh penyidik Polres Jakarta Selatan.
Sebelumnya, Nindy Ayunda mangkir dari panggilan penyidik, Jumat (8/7/2022) pekan kemarin.
Begitu juga Dito Mahendra tidak memenuhi panggilan polisi, Senin (11/7/2022) kemarin.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Ridwan Soplanit mengatakan jika tidak datang lagi, maka Nindy Ayunda akan dijemput paksa.
"Kita akan melakukan tindakan prosedural (jemput paksa)," tegasnya
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Nindy Ayunda Anggap Sepele Panggilan Polisi untuk Kasus Dugaan Penyekapan, Bisa Dicomot Jika Mangkir
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Mantan Sopir Nindy Ayunda Ngaku Dapat Ancaman Mengerikan, Diminta Cabut Laporan ke Polisi