Distan Kabupaten Serang Ajukan Penambahan 400 Dosis Vaksin PMK

Dinas Pertanian Kabupaten Serang mengajukan tambahan permintaan 400 dosis vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) kepada Pemprov Banten.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Ahmad Haris
Dok. Distan Serang
Pengecekan hewan ternak di Kabupaten Serang oleh dokter hewan. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang, mengajukan tambahan permintaan 400 dosis vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK), kepada Pemerintah Provinsi Banten.

Pengajuan tambahan vaksin itu guna mendukung penyelesaian vaksinasi sapi, dan mencegah PMK di daerah setempat.

"Vaksinasi kita enggak banyak kuotanya. Kita sudah ajukan surat permintaan penambahan 400 dosis lagi," katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Selasa (19/7/2022).

Baca juga: Tenaga Medis Hanya 5 Orang, Distan Kabupaten Serang Latih Penyuluh Pertanian Guna Suntik Vaksin PMK

Sebelumnya, wilayah kabupaten serang sudah mendapatkan vaksin PMK. Namun, jumlahnya terbatas hanya 80 dosis, sedangkan jumlah hewan yang saat ini dimiliki petani hampir mecapai 300.000 dosis yang dibutuhkan.

Sehingga hal ini tidak memungkinkan semua hewan ternak dapat tervaksin semua.

Adapun terkait rencana pelatihan bagi TNI-Polri dan pegawai kecamatan yang akan menjadi vaksinator, Zaldi mengaku belum dilakukan karena masih menunggu dana tidak terduga keluar.

"Kalau sudah keluar dana tidak terduganya, akan langsung kita adakan pelatihannya, agar proses vaksin pun segera dilakukan" katanya.

Zaldi mengatakan, pasca Idul Adha, untuk persentase kesembuhan hewan ternak yang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK) mencapai 70 persen.

Meski hewan ternak baik sapi maupun kerbau yang masuk ke Kabupaten Serang paska Idul Adha masih terus ada, namun dengan jumlah yang tidak banyak.

Sampai saat ini, hewan ternak sapi dan kerbau yang terpapar PMK mencapai 328 ekor.

81 ekornya adalah sapi, dan 247 ekor kerbau.

Baca juga: Terima 80 Dosis Vaksin PMK, Kepala Distan Kabupaten Serang Sebut Kurang dari yang Dibutuhkan

"Sekarang ini ternak yang sudah sembuh jumlahnya ada 229 ekor atau mencapai 70 persen," katanya.

Selain itu, kata Zaldi, untuk hewan yang sampai mati saat ini tidak ada.

Namun ada dua ekor hewan ternak yang dipotong paksa, guna mencegah penularan lebih banyak.

"Jika penanangan hewan ternak yang sudah terpapar PMK dilakukan dengan tepat, maka kemungkinan besar bisa disembuhkan," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved