Doa Qunut

Penjelasan Hukum Salat Subuh Tanpa Doa Qunut, Lengkap Bacaan Arab & Latin

Simak penjelasan apa hukum salat subuh tanpa doa qunut? dilengkapi dengan bacaan doa qunut Subuh dengan lafal Arab dan latin.

Tayang:
Editor: Abdul Rosid
Tribunnews.com
Membaca doa qunut subuh hukumnya sunah, berdasarkan hadist Rasulullah SAW. 

TRIBUNBANTEN.COM - Simak penjelasan apa hukum salat subuh tanpa doa qunut?

Artikel ini juga dilengkapi dengan bacaan doa qunut Subuh dengan lafal Arab dan latin.

Membaca doa qunut subuh hukumnya sunah, berdasarkan hadist Rasulullah SAW.

Umat Muslim dapat mengerjakan doa qunut subuh saat sholat sendiri atau sholat berjamaah.

Baca juga: Keutamaan Ayat Kursi saat Dibaca Setelah Salat, Kata Syekh Ali Jaber: Kunci Rezeki dan Jodoh

Riwayat Ibnu Abbas ra: "Sesungguhnya Rasulullah SAW tidak melakukan qunut dalam Sholat Subuh, kecuali beliau berpisah dengan dunia." (Rasulullah SAW qunut sampai meninggal dunia).

Lantas apa hukum salat subuh tanpa qunut? Mengutip Kitab Induk Doa dan Dzikir terjemahan Al Adzkar oleh Imam Nawawi, ulama sepakat membaca doa qunut Subuh hukumnya sunnah muakkad (sangat dianjurkan).

Lebih lanjut dijelaskan apabila tidak membaca doa qunut subuh karena lupa atau sengaja, tidak sampai membatalkan sholat, namun sunnah mengerjakan Sujud Sahwi.

Baca juga: Baca Subhanallah 100 Kali Sehari, Kata Syekh Ali Jaber: Dapat Seribu Kebaikan dan Diampuni Dosanya

Bacaan Doa Qunut

اَللهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِيْ فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِيْ فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِيْ فِيْمَاأَعْطَيْتَ، وَقِنِيْ شَرَّمَا قَضَيْتَ، فَاِنَّكَ تَقْضِىْ وَلاَيُقْضَى عَلَيْكَ، فَاِنَّهُ لاَيَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلاَيَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ، فَلَكَ الْحَمْدُ عَلَى مَاقَضَيْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ اِلَيْكَ، وَصَلَّى اللهَ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلاُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارَكَ وَسَلَّمَ

Doa Qunut Latin:

Allaahumahdinii fiiman hadait, Wa aafinii fiiman aafait, Watawallani fiimangtawallait, Wabaariklii fiimaa a toit, Waqini birahmatika syaramaa qadhait, Fainnakataqdhi walayuqdha alaik, Wainnahu layadzillu mawwalait, Walaya izuman aadait, Tabarak tarabannaa wata aalait, Falakal hamdu alamaa qadhait, Astag firuka wa atuubu ilaik, Washallalloohu ala sayyidinaa muhammadin nabiyyil ummiyyi wa ala aalihi washahbihi wabaarik wasallam.

Baca juga: Baca 4 Amalan Ini Setiap Hari, Kata Syekh Ali Jaber, Rezeki Akan Selalu Mendatangimu

Artinya:

“Ya Allah, berilah aku petunjuk seperti orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan seperti orang yang telah Engkau beri kesehatan. Berilah berkah pada segala apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan peliharalah aku dari kejahatan yang Engkau Pastikan. Sesungguhnya tidaklah akan hina orang-orang yang telah Engkau beri kekuasaan. Dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkahlah Engkau dan Maha Luhurlah Engkau. Segala Puji bagi-Mu atas yang telah Engkau pastikan. Aku mohon ampun dan kembalilah (taubat) kepada Engkau. Semoga Allah memberi rahmat, berkah dan salam atas Nabi Muhammad beserta keluarganya”.

Tata Cara Sujud Sahwi

Sujud Sahwi hukumnya sunnah muakkad (sangat dianjurkan). Namun orang yang meninggalkan sujud sahwi dalam shalat maka tidak wajib mengulang kembali shalatnya, shalat yang dikerjakan tetap dihukumi sah dan menggugurkan kewajibannya.

Baca juga: Baca Sholawat Nabi 10 Kali Dalam Sehari, Kata Syekh Ali Jaber: Kesulitan dan Kesusahan Dijauhkan

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved