Cerita Pemilik Soal Asal Mula Pisang 1.000 di Kota Serang, Awalnya Tak Mengira Bisa Tumbuh Subur

Cerita Sulhan (48) pemilik pohon pisang 1.000 di Kota Serang. Sulhan mengaku akan membiarkan buah matang di pohon Lalu, memberikan kepada tetangga

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/MILDANIATI
Fenomena buah 1000 pisang tumbuh di Perumahan Walantaka City Blok C RT 028/003, Kelurahan Pangampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Cerita Sulhan (48) pemilik pohon pisang 1.000 di Kota Serang.

Sulhan mengaku akan membiarkan buah matang di pohon

Lalu, dia memberikan kepada tetangga untuk ikut merasakan buah dari pisang 1.000

Pohon pisang 1.000 itu tumbuh di Rumah Sulhan di Perumahan Walantaka City Blok C RT 028/003, Kelurahan Pangampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.

Baca juga: FENOMENA Buah 1.000 Pisang Tumbuh di Kota Serang, Warga Rebutan Nawar Harga

"Saya engga akan tebang pohonnya kalau buahnya sudah matang, biar pisang matang di pohonnya aja, mau saya sedekahkan ke warga, biar mereka ambil sendiri di pohonnya," ujarnya pada TribunBanten.com saat ditemui di rumahnya, Minggu (24/7/2022).

Sulhan bercerita bahwa bibit pisang tersebut dia dapatkan dari saudaranya yang dari Kalimantan.

Bibit pohon ditanam sejak tahun 2021, dan baru berbuah tahun 2022 dengan ketinggian buah pisang seribu mencapai hampir 2 meter.

Awalnya, Sulhan tidak mengira jika buah pisang 1000 akan memiliki buah banyak.

Lantaran jantung pisang 1000 saat muncul hampir sama dengan jantung pisang yang biasa ditemui di Kota Serang.

"Awalnya lihat dari jantung engga sangka bisa sebanyak ini pisangnya, soalnya jantungnya pendek," jelasnya.

"Selama di Pulau Jawa belum pernah melihat pisang ini, asalnya dari Kalimantan bibitnya, dibawa ke Medan dan dibawa ke sini dan tumbuhlah begini, dibawa sama sodara, baru tahun kemarin ditanamnya, orang-orang pada tanya pisang apa," terangnya.

Warga yang merasa pisang tersebut unik, kemudian memintanya pada Sulhan untuk ditanam.

Baca juga: Ratusan Warga Sedang Menikmati Pisang Epe di Pantai Losari Mendadak Heboh saat Malam Minggu

"Sudah mulai dimintai warga bibitnya, udah beberapa bibit yang diambil," kata Sulhan.

"Saya biarkan matang di pohon dan bakal disedekahkan ke warga," ungkapnya.

Sebelumnya, Sulhan memgaku tidak merasakan firasat apapun saat pisang itu tumbuh.

Dia hanya menanam dan merawat pohon tersebut sampai sekarang.

"Engga ada firasat apapun," paparnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved