Gazprom Rusia Pangkas 20 Persen Pasokan Gas, Uni Eropa Menangis

Perusahan gas terbesar di Rusia yakni Gazprom melakukan pemangkasan aliran gas sebanyak 20 persen ke Eropa melalui aliran pipa Nord Stream 1.

Editor: Abdul Rosid
TAS/Vitaly Never
Pemangkasan aliran gas sebanyak 20 persen ke Eropa melalui aliran pipa Nord Stream 1 oleh Rusia membuat Uni Eropa menangis 

TRIBUNBANTEN.COM - Buntut konflik Rusia dan Ukraina membuat Uni Eropa kelabakan.

Pasalnya, perusahan gas terbesar di Rusia yakni Gazprom melakukan pemangkasan aliran gas sebanyak 20 persen ke Eropa melalui aliran pipa Nord Stream 1.

Mengutip dari The Hindu, pemangkasan tersebut akan berdampak buruk pada Uni Eropa lantaran akan menghadapi musim dingin.

Meski Rusia telah menegaskan bahwa pemangkasan ini akibat dari proses perbaikan.

Baca juga: Diajak Kerjasama oleh Rusia, Presiden Turki Milih Bergabung ke Ukraina, Ini Alasannya

Namun para regulator Uni Eropa menilai bahwa pemangkasan gas Nord Stream 1 sengaja dilakukan Rusia dengan tujuan untuk meningkatkan pengaruh politik Rusia di tengah memanasnya invasi.

"Seperti sebelumnya, kami tidak melihat penyebab teknis, apa yang kami lihat di sini sebenarnya adalah permainan kekuatan, dan kami tidak akan membiarkan diri kami terkesan dengan itu,” ujar juru bicara pemerintah Jerman Christiane Hoffmann, Rabu (27/7/2022).

Sebelum Rusia resmi mengurangi jatah pasokan gas pada Eropa, para pejabat tinggi UE diketahui telah melobi 27 negara di Eropa untuk menyetujui kesepakatan pemangkas impor gas Rusia sebanyak 15 persen dimulai dari Agustus 2022 hingga Maret 2023.

Bahkan untuk mendukung rencana ini UE turut merancang undang-undang pemotongan gas.

Meski UE telah mempersiapkan diri untuk mengurangi ketergantungan gas dari Rusia, namun karena infrastruktur energi di Eropa yang belum dapat beroperasi dengan penuh.

Membuat UE kini mulai kelimpungan mencari pasokan baru guna mengisi kekosongan energi selama berlangsungnya musim dingin pada Desember mendatang.

Adanya ancaman ini tentunya semakin membuat industri dan rumah tangga Eropa makin tertekan.

Baca juga: Kiriman Senjata MARS II dan Ratusan Roket dari Jeman untuk Ukraina Siap Guncangkan Rusia

Bahkan Eropa diprediksi masuk kedalam jurang resesi apabila para petinggi gagal menstabilkan lonjakan harga energi dan pangan dalam waktu dekat .

Sebagai informasi aliran Nord Stream 1 merupakan rute utama pengiriman gas dari Rusia ke Eropa, dimana melalui pipa ini Rusia biasa menyumbangkan pasokan gas sebanyak 28 juta kilowatt per jam.

Namun imbas pemangkasan tersebut, kini jumlah pengiriman gas akan dikurangi menjadi 14,4 juta kilowatt per jam.

Tak hanya itu bahkan akibat pengetatan pasokan, harga gas yang dipatok di pasar Eropa melonjak 204,85 euro per megawatt jam.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bikin UE Tambah 'Menangis', Gazprom Rusia Resmi Pangkas 20 Persen Aliran Gas Eropa Via Nord Stream 1

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved