25 Hari Kasus Brigadir J Bergulir, 2 Jenderal Polisi Heran Belum Ada Tersangka yang Ditetapkan
Terhitung hingga saat ini, sudah 25 hari tewasnya Brigadir J, kasus tersebut belum terungkap.
TRIBUNBANTEN.COM - Kasus tewasnya Brigadir J sampai saat ini belum terungkap.
Seperti diketahui, Brigadir J tewas ditembak Bharada E ajudan Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo pada Jumat (8/7/2022).
Terhitung hingga saat ini, sudah 25 hari tewasnya Brigadir J, kasus tersebut belum terungkap.
Belum diketahui siapa yang menjadi tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir Yosua tersebut.
Baca juga: Irjen Napoleon Minta Sosok di Balik Tewasnya Brigadir J Muncul: Ngaku Saja, Penjara Tak Susah
Belum adanya tersangka dalam kasus ini mendapat sorotan dari dua perwira tinggi Polri.
Mereka adalah mantan Kabareskrim Polri Komjen (Purn) Susno Duadji, serta dan mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Napoleon Bonaparte.
Susno mengatakan kasus tewasnya Brigadir Yosua merupakan kasus yang simpel.
"Lokasi tewas, korban, pelaku, hingga barang bukti senjata dan selongsong peluru jelas, semuanya ada," katanya dikutip dari tayangan di Kompas.TV, Jumat (22/7/2022).
Susno Duadji bilang, semua unsur terkait penembakan itu sudah jelas.
Namun kenapa dibentuk tim penyelidikan khusus, menurut Susno Duadji, karena lokasi tewasnya Brigadir Yosua di kediaman petinggi Polri.
"Wajar dibentuk tim khusus karena lokasi tewasnya korban di rumah pejabat," ujarnya.
Susno Duadji Jelaskan Kejanggalan
Susno Duadji juga menjelaskan kejanggalan yang ia lihat pada kasus ini ada beberapa.
"Kejadian meninggalnya Brigadir J itu hari Jumat, kenapa diumumkan hari Senin. Tidak ada istilah libur di Bareskrim," katanya.
Selanjutnya, kenapa yang disita hanya handphone korban.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/brigadir-j-irjen-napoleon.jpg)