Breaking News:

Tips Bedakan Dukun, Kiai, dan Paranormal, PBNU: Jangan Sampai Tertipu MengKiai-kan Dukun

Berikut ini perbedaan antara dukun, kiai dan paranormal. Masyarakat diminta membedakan agar tidak tertipu

Editor: Glery Lazuardi
Pexels.com
Ilustrasi lapas. Berikut ini perbedaan antara dukun, kiai dan paranormal. Ketua Umum PBNU, Ahmad Fahrur Rozi, memberikan tips membedakan dukun, kiai dan paranormal agar masyarakat tidak tertipu. 

TRIBUNBANTEN.COM - Berikut ini perbedaan antara dukun, kiai dan paranormal.

Ketua Umum PBNU, Ahmad Fahrur Rozi, memberikan tips membedakan dukun, kiai dan paranormal agar masyarakat tidak tertipu.

“Begini, kalau kiai itu pemimpin keagamaan yang biasa memimpin pesantren, mengajar ilmu pengetahuan keislaman,” paparnya kepada KOMPAS.TV, Selasa (2/8/2022).

“Sementara dukun itu orang yang bekerja untuk pengobatan alternatif atau non medis, misalnya dukun pijat, dukun bayi dan lain-lain. Ada juga dukun tukang ramal-meramal yang biasa disebut paranormal,” sambungnya.

Baca juga: Dijuluki "The King Of Silent", Jokowi Ungkap Kerja Maruf Amin: Enaknya Kalau Wapres Pak Kiai

Untuk itulah, kata dia, masyarakat perlu tahu dan memahami perbedaan ketiganya, serta hendaknya memilih berguru kepada kiai asli.

“Hendaknya masyarakat memilih untuk berguru kepada kiai yang asli, bukan dukun yang bergaya kiai,” paparnya.

Ketika ditanya sorotan dugaan unsur penipuan pada seorang bergelar Gus yang ramai lantaran kontennya di Youtube. Gus Fahrur, sapaannya, menyebut masyarakat harus cermat memilah.

Jika seseorang disebut sebagai kiai atau Gus misalnya, kata dia, harus jelas sanad atau ketersambungan keilmuannya.

“Harus jelas kalau dia disebut kiai, disebut Gus atau Ustaz itu dia ahli apa? mengajarkan apa, di pesantren mana. Jangan salah dengan meng Kyai-kan dukun," ungkapnya.

“Kalau dia pengobatan alternatif, harus jelas juga keahliannya dari mana, misalnya tukang pijat refleksi, jamu tradisional atau apa,” sambungnya.

Gus Fahrur lantas mengatakan, ia meminta masyarakat untuk menghindari percaya kepada dukun yang sering memertontonkan hal gaib.

"Kalau soal sihir dan hal gaib itu sesuatu yang tidak mudah tolok ukurnya," paparnya.

"Sebaiknya dihindari untuk mempercayai perdukunan, kecuali sifatnya doa ruqyah atau suwuk yang semestinya, bukan banyak action,” sambungnya.

Baca juga: Jokowi Ungkap Enaknya Punya Wakil Presdien Seorang Kiai, Tausiyahnya Jelas

Meski begitu, kata dia, umat Islam dibolehkan minta kepada orang yang saleh dan sudah terbukti kesalehannya.

“Boleh minta doa kepada orang saleh, kyai-kyai yg ahlinya bekerja ikhlas tanpa maksud konten. Dengan bacaan ayat-ayat Al-Qur'an atau doa,” tutupnya.

Tulisan ini sudah tayang di kompas.tv berjudul PBNU Beri Tips Bedakan Kiai, Dukun, dan Paranormal, Jangan Sampai Masyarakat Tertipu

PBNU Gives Tips to Distinguish Kiai, Shaman, and Paranormal, Don't Let People Be Fooled

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved