Hasilkan Cuan, Pedagang Bendera Musiman di Jalan Multatuli Rangkasbitung: Saya Sudah 30 Tahun Jualan

Memasuki bulan Agustus, bulan kemerdekaan bagi Republik Indonesia, menjadi tradisi tersendiri bagi banyak pedagang bendera musiman.

Tayang:
Penulis: Nurandi | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Nurandi
Sahadi, penjual bendera menggelar lapaknya di trotoar Jalan Multatuli Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Jumat (5/8/2022). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Nurandi

TRIBUNBNATEN.COM, LEBAK - Memasuki bulan Agustus, bulan kemerdekaan bagi Republik Indonesia, menjadi tradisi tersendiri bagi banyak pedagang bendera musiman.

Para pedagang biasanya mulai menjajakan barang dagangannya, mulai dari bendera merah putih, pernak-pernik khas hari kemerdekaan, sejak akhir bulan Juli.

Di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, penjual bendera bisa dijumpai di sepanjang Jalan Multatuli Rangkasbitung.

Baca juga: Penjual Bendera Merah Putih Mulai Menjamur Jelang 17 Agustus, Penjual Sate Padang Alih Profesi

Setiap tahunnya, banyak pedagang menjual pernak-pernik khas hari kemerdekaan Indonesia di jalan tersebut.

Sahadi (50) salah satunya.

Penjual bendera musiman asal Kabupaten Cirebon itu mengatakan, sudah menjadi tradisi baginya menjual bendera setiap bulan Agustus.

"Saya merantau ke Rangaksbitung, asal saya dari Cirebon, memang ini sudah saya lakukan setiap tahun berjualan bendera di sini," katanya saat berada di Jalan Multatuli Rangkasbitung, Jumat (5/8/2022).

Dirinya melanjutkan, menjadi pedagang bendera musiman sudah dilakukannya selama puluhan tahun.

"Saya berjualan sudah 30 tahun lamanya, seperti ini jualan bendera musiman. Biasanya saya jualan di Kelapa parud di Pasar Rangkasbitung," ujarnya.

Dalam sehari Sahadi mendapatkan keuntungan Rp 500 ribu, dari hasil jualan bendera dan pernak-pernik khas kemerdekaan.

Jika dalam kondisi ramai, dirinya bisa mendapatkan keuntungan hingga Rp 1 juta dalam sehari.

"Kalo untuk omzet dalam sebulan, itu bisa mencapai Rp 5.000.000 hingga Rp 6.000.000 kalo lagi ramai-ramainya," katanya.

Untuk harga bendera, dan pernak-pernik khas kemerdekaan yang dijual Sahadi, harganya beragam.

Baca juga: HUT RI Ke-77, Pemkot Serang Terbitkan Surat Edaran Pemasangan Bendera Putih di Depan Rumah

Dimulai dari harga termurah Rp 5 ribu, hingga yang termahal Rp 300 ribu untuk bendera dengan ukuran besar.

Sahadi juga mengungkapkan, harapannya dalam berjualan bendera hingga bertahan sampai dengan saat ini.

"Semoga dagangannya laris, saya diberikan kesehatan dan kelancaran dalam berjualan bendera," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved