UPDATE Perang: Ukraina Gempur 29 Wilayah yang Dikuasai Rusia, Moskow Dibantu Korut Bangun Donetsk

Operasi militer khusus Rusia ke Ukraina terus bergulir hingga hari ke-176 pada Jumat (19/8/2022).

Editor: Ahmad Haris
Grafis Tribunnews
Operasi militer khusus Rusia ke Ukraina terus bergulir hingga hari ke-176 pada Jumat (19/8/2022). 

TRIBUNBANTEN.COM - Invasi atau operasi militer khusus Rusia ke Ukraina terus bergulir hingga hari ke-176 pada Jumat (19/8/2022).

Terdapat sederet peristiwa terjadi, di antaranya Ukraina memasifkan serangan balasan ke 29 wilayahnya yang dikuasai Rusia.

Hingga, Moskwa menyerukan kerja sama dengan Korea Utara (Korut) untuk membangun wilayah Donetsk.

Baca juga: Sama-sama Punya Senjata Nuklir, Vladimir Putin Ingin Perluas Hubungan Rusia dengan Korea Utara

Mengutip dari Kompas.com, Ukraina tak tinggal diam dengan banyaknya wilayah yang dikuasai Rusia.

Dengan pasokan senjata Barat, Ukraina memanfaatkanya untuk mengatur strategi penyerangannya.

Dilaporkan, Ukraina menggempur ke 29 area yang dikuasai Rusia di bagian selatan.

Pasukan Kyiv menghancurkan artileri, kendaraan lapis baja dan depot pasokan militer.

Hal ini dikonfirmasi oleh distrik selatan Komando Operasional Angkatan Bersenjata Ukraina.

Dalam hari ke-176 ini, Rusia akan bekerja sama dengan Korut untuk membangun daerah pendudukannya di Ukraina, termasuk wilayah timur, Donetsk.

Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala pasukan proxy Rusia di wilayah Donetsk di Ukraina timur, Denis Pushilin.

Dikabarkan pula, Pyongyang saat ini sedang mempertimbangkan kerja sama itu dengan Moskwa.

Terutama dalam hal pengiriman pekerja untuk proyek restorasi di wilayah yang diduduki Rusia di Ukraina.

Dalam hari ke-176 ini juga, Kementerian Pertahanan China mengonfirmasi pasukannya akan mengerahkan pasukannya menuju Rusia.

Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Berlangsung, Korut Luncurkan Rudal Balistik ke Timur, Jepang Mengutuk Keras

Hal ini untuk ambil bagian dalam latihan militer gabungan yang rencananya dilaksanakan pada akhir Agustus.

Dalam hari ke-176 ini pula, Rusia memperkirakan harga rata-rata gas yang diekspornya mengalami kenaikan dua kali lipat pada tahun ini.

Kenaikan itu menjadi 730 dollar AS per 1.000 meter kubik.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rangkuman Hari ke-176 Serangan Rusia ke Ukraina, Pasukan Ukraina Gempur Habis-habisan Wilayah Selatan, Teknisi PLTN Zaporizhia Kena Tembak "

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved