Breaking News:

Tekan Angka Kematian Ibu Melahirkan di Cilegon, Dinkes Kembali Gencarkan Program Doroyaki

Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Cilegon kembali menjalankan kegaiatan Donor Darah Turunkan Angka Kematian Ibu (Doroyaki).

Penulis: Sopian Sauri | Editor: Abdul Rosid
Sopian Sauri/TribunBanten.com
Program Doroyaki diklaim Dinkes Kota Cilegon menurunkan angka kematian ibu saat melahirkan. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Sopian Sauri

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Dinas Kesehatan atau Dinkes Kota Cilegon kembali menjalankan kegaiatan Donor Darah Turunkan Angka Kematian Ibu (Doroyaki).

Program Doroyaki diklaim Dinkes Kota Cilegon menurunkan angka kematian ibu saat melahirkan.

Dinkes Kota Cilegon menjalankan program Doroyaki per tiga bulan sekali di setiap puskesmas.

Baca juga: Alhamdulillah, 1.789 Anak Yatim Piatu di Kota Cilegon Dapat Santunan Rp 1,2 Juta di Tahun 2023

Namun sempat terhalang lantaran adanya pandemi Covid-19.

"Karena adanya covid sempat terhenti sampai Desember, nah pas Januari 2022 mulai berjalan yang di Dinkes, selanjutnya berkala tiap puskesmas tiga bulan sekali,” kata Kasubag TU Labkesda Kota Cilegon dan PJ Program Quickwins Pelayanan Darah pada Dinkes Kota Cilegon Rini Solihah, Kamis (25/8/2022).

Rini mengatakan, dalam setiap kegiatan Doroyaki ini pihaknya menargetkan mencapai 30 pendonor darah.

"Untuk saat ini baru 16 orang, karena kadang suka ada kendala kerna ga cocok karena tensinya tinggi,"

Dirinya menyatakan, dengan adanya kegiatan Dorayaki stok darah di UDD PMI Kota Cilegon sementara ini tercukupi.

Tercatat hingga sementer satu di tahun 2022 berhasil mengumpulkan sebanyak 360 kantong darah.

"Sehingga kasus ibu hamil yang akan melahirkan bisa tertolong, karena stok darah di UTD tersedia," ucapnya.

Baca juga: Camat Purwakarta Bantah Warga Kedurung Kota Cilegon Alami Krisis Air Puluhan Tahun

Sementara, salah satu pendonor darah, Nasrudin mengatakan, ia ikut mendonorkan darah sebagai bentuk kepedulian terhadap orang yang membutuhkan.

“Bentuk kepedulin saya untuk menolong orang, khususnya untuk ibu melahirkan ketika pendarahan, kalau darahnya tersedia kan jadi selamat,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved