Harga BBM Naik

Menilik Kenaikan BBM di Era Jokowi Selama 2 Periode, Ternyata Sudah 7 Kali Naik Harga  

Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) bersama para menterinya telah resmi menaikan harga BBM, mulai Sabtu (3/9/2022).

Tayang:
Editor: Ahmad Haris
Grafis Tribunnews
Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) bersama para menterinya telah resmi menaikan harga BBM, mulai Sabtu (3/9/2022). Terhitung hingga hari ini, di era Jokowi selama dua periode menjabat sebagai presiden, sudah ada tujuh kali kenaikan harga BBM baik subsidi maupun non subsidi. 

PT Pertamina (Persero) menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax.

Harga Pertamax menjadi Rp 12.500 per liter dari sebelumnya Rp 9.000 per liter mulai 1 April 2022.

Meski demikian, besaran harga Pertamax bisa berbeda-beda, tergantung area penjualannya.

Kemudian pada (3/8/2022) harga BBM nonsubsidi naik. Kenaikan berlaku untuk tiga jenis BBM, yakni Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

Pertamax Turbo yang semula dijual dengan harga Rp 16.200 hingga Rp 16.900 menjadi Rp 17.900 hingga Rp 18.600.

Dexlite yang semula dibanderol Rp 15.000-Rp 15.700 naik menjadi Rp 17.800-Rp 18.500.

Sementara Pertamina Dex dari harga Rp 16.500-Rp 17.200 per liter menjadi Rp 18.900 Rp 19.600.

Terbaru, harga BBM subsidi kembali mengalami kenaikan pada Sabtu (3/9/2022).

Pertalite naik dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter.

Kemudian, BBM jenis solar subsidi dari Rp 5.150 menjadi Rp 6.800 per liter.

Pertamax nonsubsidi dari Rp12.500 per liter, menjadi Rp14.500 per liter.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rekam Jejak Kenaikan Harga BBM di Era Jokowi, 7 Kali Naik

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved