Breaking News:

PDIP Kembali Semprot Anies Baswedan Soal Formula E, 'Tak Ada Kantor Akuntan yang Mau Audit'

Anies Baswedan kembali dikiritik oleh Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak soal Formula E.

Editor: Abdul Rosid
Kompas.com
Anies Baswedan kembali dikiritik oleh Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak soal Formula E. 

TRIBUNBANTEN.COM - Anies Baswedan kembali dikiritik oleh Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak soal Formula E.

Gilbert Simanjuntak mengatakan, penyelenggaraan Formula E menyimpan banyak masalah.

Hal itu terlihat, kata Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, belum ada kantor akuntan yang mau mengaudit laporan keuangan penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E.

Baca juga: Mantan Pimpinan KPK Sebut Ada Politisasi Kasus Formula E Jatuhkan Anies Baswedan

"Dalam rapat evaluasi P2APBD minggu lalu, jelas terungkap bahwa audit tidak kunjung dilaksanakan dengan alasan tidak ada kantor akuntan yang baik yang bersedia mengaudit," ucapnya, Rabu (7/9/2022).

Politisi PDIP ini menilai hal ini sebagai bentuk ajang balap mobil listrik yang digagas oleh Anies Baswedan bermasalah dan diduga telah merugikan keuangan negara.

Belum lagi soal renegosiasi kesepakatan atau revisi memorandum of understanding (MoU) Formula E yang terkesan ditutup-tutupi sehingga kurang bayar commitment fee sebesar Rp90 miliar baru terungkap belakangan ini.

"MoU yang dibuat di New York lalu direvisi di Singapura tidak pernah diberikan ke DPRD, karena ketakutan yang tidak mendasar. Ini sudah berlebihan," ujarnya.

 

 

"Adanya tambahan bayaran Rp90 miliar juga tidak pernah dibuka dalam rapat. Banyak sekali penyelewengan wewenang dalam pelaksanaan Formula E," sambungnya.

Oleh karena itu, ia berharap momen pemanggilan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa membuka segala tabir misteri yang selama ini tak pernah diungkap ke publik.

"KPK diharapkan mampu mengungkap banyaknya maladministrasi yang terjadi dan KPK diharapkan mengerti aturan yang ada sebagai dasar mengetahui adanya keputusan gubernur yang melampaui wewenang," tuturnya.

Anies Diperiksa KPK

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diperiksa KPK hari ini terkait kasus Formula-E.

Baca juga: PSI Dibuat Murka Gubernur Anies Baswedan, Ini Masalahnya

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved