Breaking News:

Frustasi Lihat Polri Tangani Kasus Ferdy Sambo, Keluarga Brigadir J Pasrah, Kamaruddin: Siap Kecewa

Keluarga Brigadir J mengaku sudah putus asa dan frustasi melihat Polri menangani kasus Ferdy Sambo.

Tribunnews.com/ Irwan Rismawan/ Tribunjambi/ Aryo Tondang/ wartakota/ Yulianto/ istimewa
Kloase lima tersangka pembunuhan Brigadir J: (dari kiri ke kanan) Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal alias Bripka RR, dan Kuat Maruf. Putri Candrawathi bakal dalam posisi melawan suaminya Ferdy Sambo bila mengajukan justice collaborator ke LPSK.    

TRIBUNBANTEN.COM - Keluarga Brigadir J mengaku sudah putus asa dan frustasi melihat Polri menangani kasus Ferdy Sambo.

Kini, mereka tak lagi menaruh harapan besar pada penyidik Polri, karena penanganan kasus yang berbelit-belit menyerupai benang kusut.

Bahkan, pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak merasa gagal melihat perkembangan kasus pembunuhan klienny yang tak sesuai eksprektasi.

Terlebih setelah tiga bulan kasus ini berjalan polisi hanya menetapkan lima tersangka terkait pembunuhan tersebut.

Mereka antara lain Ferdy Sambo, Bharada E, Bripka RR, Kuat Maruf, dan Putri Candrawathi.

Sementara yang ditetapkan tersangka dalam kasus obstruction of justice hanya tujuh orang.

Baca juga: 3 Bulan Kasus Brigadir J, Sambo Cs Belum Juga Diseret ke Pengadilan, Kamaruddin: Siap-siap Kecewa!

Padahal menurut dia, harusnya sudah ada puluhan tersangka.

"Pada akhirnya apa yang saya perkirakan, perkara ini akan menjadi balilut sudah terjadi."

"Artinya sudah tiga bulan perkara ini sejak Juli, perkara tidak terang-terang," kata Kamaruddin Simanjuntak dalam forum diskusi online seperti dikutip dari video yang diunggah akun Tiktok @tobellyboy.

Sementara Samuel Hutabarat, ayahanda Brigadir J, hanya bisa pasrah. Ia merasa lelah.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved