Breaking News:

Kemenkumham Targetkan RKUHP Disahkan Akhir Tahun 2022

Kemenkumham menargetkan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) bisa disahkan pada akhir tahun 2022.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Abdul Rosid
Ahmad Tajudin/TribunBanten.com
Wamenkumham Eddy O.S. Hiariej mengatakan, Kemenkumham menargetkan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) bisa disahkan pada akhir tahun 2022. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia ( Kemenkumham) menargetkan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana ( RKUHP) bisa disahkan pada akhir tahun 2022.

Hal itu diungkap Wamenkumham Eddy O.S. Hiariej dalam acara dialog publik di Auditorium Fakultas Ekonomi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

"Target kita tahun ini. Itu nanti kita bahas, karena ada usulan-usulan untuk yang tadi itu dihapuskan, kita terbuka masukan dari publik," ungkapnya kepada awak media sesuai menjadi pemateri di acara dialog publik RKUHP, Senin (26/9/2022).

Baca juga: Wamenkumham Apresiasi Standar Pelayanan yang Diberikan Kanwil Kemenkumham Banten

Eddy menuturkan, untuk mengubah RKUHP menjadi UU tidak lah mudah.

Ia beralasan, pihaknya harus mendengarkan aspirasi publik terkait materi-materi yang ada di dalam RKUHP.

"Sehingga pembahasannya jangan sampai tergesa-gesa, secara perlahan tapi pasti," terangnya.

Disampaikan Eddy, dalam RKUHP tersebut ada sekitar 14 issu yang menjadi perhatian publik.

Namun dari sekian banyak itu, kata dia, saat ini sudah tidak ada banyak issu lagi yang dibahas.

Diakuinya dari isi draf tersebut, ada beberapa isu yang dihapus dalam RKUHP.

"Yang dihapus ada, seperti advokat curang dihapus, doktor gigi tanpa izin dihapus pasal itu, tapi itu masih kita bahas dengan DPR," katanya.

Yang pasti, kata dia, isi draf dari RKUHP itu sendiri saat ini sudah final.

Namun tentunya, sebelum hal itu di sah kan, masih ada beberapa pembahasan yang akan dibahas bersama DPR RI.

"Dalam pembahasan itu pasti akan timbul berbagai hal yang akan kita rampungkan bersama," terangnya.

Meski RKUHP tersebut belum 100 persen selesai, namun dirinya optimis akhir tahun ini bisa disahkan menjadi UU.

"InsyaAllah mudah-mudahan (rampung tahun ini,-red), kan semua harus optimis, masa pesimis," ungkapnya.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved